SketsaNusantara.id - Palang Merah Remaja (PMR) Madya SMPN 4 Jember menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Junior bagi puluhan anggota baru.
Kegiatan diklat tersebut digelar di Markas PMI Kabupaten Jember pada Sabtu hingga Minggu, 6-7 Juni 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembentukan relawan muda yang memiliki pengetahuan kepalangmerahan, keterampilan dasar serta jiwa kemanusiaan.
Dalam Diklat anggota baru PMR Madya SMPN 4 Jember tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari kepalangmerahan, kepemimpinan, hingga penguatan karakter.
Kegiatan juga dirancang untuk melatih kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama yang menjadi bekal penting bagi anggota PMR dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Ketua Umum PMR Madya SMPN 4 Jember, Nazifa, mengatakan pelatihan ini bertujuan membentuk kader PMR yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan kepedulian terhadap sesama.
"Diklat ini bertujuan membentuk kader-kader PMR yang memiliki pengetahuan, keterampilan serta jiwa kemanusiaan yang kuat," kata Nazifa.
Berdasarkan informasi dari panitia, sejumlah fasilitator dan narasumber turut memberikan pembekalan selama kegiatan berlangsung.
Salah satunya Kepala Bidang Pelayanan PMI Kabupaten Jember, Elvana Kusdijanto.
Selain itu, pengurus PMR Madya SMPN 4 Jember seperti Arya Saputra, Aliya dan Daanish Prastyanta juga terlibat dalam penyampaian materi.
Rangkaian kegiatan berlangsung cukup padat sejak hari pertama, mulai dari sesi pembelajaran di dalam ruangan sampai jurit malam yang berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 WIB.
Artikel Terkait
Prabowo Minta Jajarannya Tinggalkan Praktik yang Mengarah ke Korupsi, Pesan Ini Disebut Terus Diulang di Kabinet
Harga Telur Tertekan dan Pasokan Melimpah, Pemerintah Wajibkan SPPG Serap Produksi Peternak di Daerah
Kursi Wamen Imigrasi Ditinggalkan Silmy Karim, Istana Sebut Belum Ada Urgensi untuk Menunjuk Pengganti
Usulan Jabatan Penting Polri Bisa Diisi Sipil Picu Perhatian, Begini Respons Mensesneg
Kuasa Hukum Roy Suryo Pertanyakan Berkas Kasus Ijazah Jokowi yang Belum P21, Sebut Ada Masalah dalam Pembuktian
PDIP Peringati 125 Tahun Bung Karno, Hasto Singgung Rupiah Melemah, IHSG Turun dan Supremasi Hukum yang Dinilai Kian Mendesak