Sabtu, 6 Juni 2026

Tragedi WNI di Jepang, Perempuan 21 Tahun Tewas Ditusuk Sesama Warga Indonesia, Pengakuan Terduga Pelaku Mengejutkan Polisi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 6 Juni 2026 | 16:30 WIB
Ilustrasi situasi di Jepang. (Pexels/Thibeau Viaene)
Ilustrasi situasi di Jepang. (Pexels/Thibeau Viaene)

SketsaNusantara.id - Sebuah kasus penusukan yang melibatkan dua warga negara Indonesia di Jepang menjadi perhatian publik. Seorang perempuan WNI berusia 21 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusukan di wilayah Hokkaido.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Chitose, Hokkaido, Jepang, pada Kamis, 4 Juni 2026. Kepolisian setempat kini menangani kasus tersebut sebagai dugaan pembunuhan.

Korban diketahui berinisial SR (21), sedangkan terduga pelaku merupakan pria WNI berinisial MA (27) yang berdomisili di Prefektur Chiba. Hingga kini, penyelidikan mengenai latar belakang dan motif kejadian masih terus berlangsung.

Baca Juga: Sambut Kepulangan 9 WNI ke Tanah Air, Menlu Sugiono Kecam Penahanan dan Perlakuan Kasar Israel terhadap Relawan yang ikut Misi Kemanusiaan ke Gaza

Insiden itu pertama kali diketahui setelah polisi menerima laporan dari seorang pejalan kaki melalui sambungan darurat. Laporan tersebut masuk sekitar pukul 21.10 waktu setempat.

Pelapor menyampaikan bahwa terdapat seorang pria yang membawa pisau dapur berjalan di trotoar kawasan Chitose. Informasi itu segera ditindaklanjuti oleh petugas dari Prefektur Hokkaido dan Kantor Polisi Chitose.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan seorang perempuan WNI dalam kondisi terluka akibat beberapa tusukan. Luka tersebut ditemukan di sejumlah bagian tubuh, termasuk area perut.

Baca Juga: Miris, 9 WNI yang Ditahan IDF Malah Dihujat karena Dianggap Masuk Israel Secara Ilegal, Benarkah? Begini Penjelasannya Menurut Hukum Internasional

Korban kemudian dievakuasi menuju rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun upaya penyelamatan tidak berhasil.

“Korban dibawa ke rumah sakit dalam kondisi henti jantung dan kemudian dikonfirmasi meninggal dunia,” tulis keterangan dikutip dari Yahoo Japan pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Setelah kejadian itu, polisi segera mengamankan MA dengan dugaan percobaan pembunuhan. Status kasus kemudian berkembang seiring meninggalnya korban.

Proses penangkapan tidak berlangsung tanpa hambatan. Polisi menyebut terduga pelaku sempat melakukan perlawanan ketika hendak diamankan.

Akibat insiden tersebut, seorang petugas mengalami luka sayatan pada bagian tangan dan kaki. Luka itu terjadi saat petugas mendekati terduga pelaku.

Selain anggota kepolisian, seorang pria yang diduga mengenal korban juga mengalami luka ringan. Ia turut dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan medis.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X