Selasa, 7 Juli 2026

MA Nurul Jadid Bandung Jombang Gelar Wisuda, Delapan Murid Tercatat Tahfidz al-Qur'an 30 Juz

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Minggu, 10 Mei 2026 | 21:10 WIB
Ketua Yayasan Nurul Jadid Anang Fauzi (kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan wisudawan. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)
Ketua Yayasan Nurul Jadid Anang Fauzi (kiri) menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan wisudawan. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id — Dunia modern harus disambut generasi milenial dengan ilmu dan agama secara seimbang. Terutama dalam membekali diri dalam memahami ajaran Islam dari al-Qur'an. Bahkan jika diperlukan untuk menghapalkannya (tahfidz).

Ini yang tersaji dalam wisuda Madrasah Aliyah Nurul Jadid Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Minggu 10 Mei 2026. Sebanyak delapan murid yang diwisuda sudah hapal al-Qur'an 30 juz.

Kedelapan murid itu M Shiddiq Al-Hikam, M Adam Ibnu Sina, M Rizky Pratama dan M Sabiq Muhassin. Termasuk Adzinu Abiyyul Chakam, M Imam Suyuthi, M Ahsanul Sya'abi dan Naila Al Farihah Habibah.

Baca Juga: Mantan ART Erin Wartia Bantah Pakai Baju Putri Andre Taulany, Singgung Bukti Foto hingga Dugaan Dicekik dan Dipukul

Keberhasilan tahfidz ini tidak terlepas dari sinergi madrasah dengan pondok pesantren di sekitarnya. Empat murid pertama merupakan santri Pondok Pesantren Hamalatul Qur'an (PPHQ) Jogoroto. Sedangkan empat lainnya merupakan santri Pondok Pesantren As-Salam Diwek.

Pengasuh kedua pesantren tahfidz ini juga hadir saat wisuda digelar. Baik KH Ainul Yaqin dari PPHQ maupun Kiai Badrus dari PP As-Salam.

Wisudawan terbaik tahun ini diraih oleh Lintang Laila Isnaen, murid asal Provinsi Papua Tengah. Ia menerima piagam penghargaan serta tali asih yang diserahkan langsung oleh Kepala Madrasah, Hj Miswatul Jannah bersama Ketua Yayasan, Anang Fauzi.

Baca Juga: 10 Pantun Selamat Hari Raya Idul Adha 2026, Kalimat Penuh Makna untuk Pesan Hari Raya Kurban Umat Islam

"Kemarin, dalam rangka menyambut wisuda, kita juga menggelar jalan sehat di mana 95 persen dana hadiahnya bersumber dari kontribusi alumni," ujar kepala madrasah, Hj Miswatul Jannah.

Dia menambahkan sebagian wisudawan tahun ini telah dipastikan lolos seleksi di berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) ternama. "Seperti UIN Kediri, UIN Malang hingga UIN Jakarta," tambahnya.

Acara puncak wisuda diisi dengan tausiyah dari KH Abdul Karim El-Muna. Dia menekankan peran pendidikan yang krusial bagi kebangkitan peradaban.

"Kaisar Hirohito setelah Jepang dibom, dia menanyakan jumlah guru yang tersisa, kenapa? Karena untuk membangun kembali sebuah negara, pendidikan adalah faktor utama," ujarnya.

"Sehingga tidak heran menjadikan Jepang bangkit menjadi Macan Asia," tegasnya.

Selain pendidikan, lanjutnya, juga menyoroti pentingnya disiplin dan etos kerja yang tinggi. "Dalam Islam, rutinitas bangun dini hari itu diisi dengan qiyamul lail dan dzikir," jelasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X