Para korban dirujuk ke sejumlah rumah sakit di wilayah Jakarta dan Bekasi. Beberapa di antaranya RS Citra Harapan Bekasi, RS Ananda, RSI Pondok Kopi, RS Resti Mulya, RS Firdaus, RSI Sukapura, dan RS Pekerja.
Sementara siswa dengan gejala ringan menjalani rawat jalan di puskesmas terdekat. Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyebut SPPG Pulogebang 15 baru mulai beroperasi sejak 31 Maret 2026 sebagai dapur MBG.
Kasus ini menambah daftar dugaan keracunan MBG di Jakarta Timur dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, sebanyak 72 siswa di wilayah Pondok Kelapa juga mengalami dugaan keracunan pada awal April 2026.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Pulogebang 15 belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut. Akun Instagram resmi penyedia MBG itu juga terlihat dalam kondisi terkunci atau private.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Uya Kuya Laporkan Sejumlah Akun Medsos yang Menyebut Dirinya Punya 750 Dapur MBG ke Polda Metro Jaya
Garis Polisi Terpasang di SPPG Pilangwetan Demak, Imbas Ratusan Santri Diduga Keracunan MBG
Kartinian Berujung Petaka, Puluhan Siswa SD di Rembang Diduga Keracunan MBG, Warganet Pertanyakan Kualitas Buah hingga Susu Kemasan yang Dibagikan
Bantah Miliki 750 Dapur MBG, Uya Kuya Resmi Laporkan Sejumlah Akun Media Sosial ke Polda Metro Jaya
Klarifikasi BGN soal 19 Ribu Sapi per Hari untuk MBG, Dadan Sebut Hanya Pengandaian