Anak perlu diberikan kesempatan untuk mencoba sesuatu tanpa selalu dibantu. Misalnya, biarkan ia mencoba mengancingkan baju atau merapikan mainannya sendiri.
Kebiasaan itu akan membuatnya belajar percaya diri dan tidak takut gagal.
2. Ajarkan tentang Tanggung Jawab
Anak-anak yang memiliki tanggung jawab pada aktivitas sehari-hari akan merasa memiliki peran penting.
Mulailah dari tugas-tugas kecil, seperti membereskan tempat tidur atau mengatur perlengkapan sekolah. Kelak, ia akan lebih berinisiatif dan terlatih untuk mengatur dirinya.
3. Latihan Mengambil Keputusan
Berikan pilihan pada anak untuk membantu ia belajar membuat keputusan. Misalnya, izinkan ia memilih pakaian yang ingin dikenakan atau makanan yang ingin dimakan di pagi hari.
Baca Juga: 5 Tips saat Anak Mogok Makan, Orang Tua Jangan Gegabah
Dengan begitu, anak akan merasa memiliki kendali atas pilihan hidupnya.
4. Selalu Hargai Usaha dan Proses sang Anak
Seringkali, orangtua hanya memuji hasil akhirnya saja. Namun, proses yang dilalui anak juga penting untuk dihargai.
Saat ia berusaha belajar hal baru, seperti menulis atau mengerjakan tugas, pujilah prosesnya. Dengan ini, anak akan merasa usahanya dihargai dan terus termotivasi.
Baca Juga: Bahaya Membentak Anak, Mirip dengan Memukulnya dan Bisa Timbulkan Memori Traumatik
5. Ciptakan Lingkungan yang Kondusif