Dr. Ayman menyebutkan bahwa kondisi tersebut dapat menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang.
Handuk yang jarang diganti dapat menjadi inkubator sempurna bagi bakteri seperti Staphylococcus dan E. coli.
Kedua jenis bakteri tersebut dikenal sebagai mikroorganisme yang dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk infeksi kulit.
Ketika handuk yang terkontaminasi digunakan untuk mengeringkan wajah, bakteri tersebut dapat dengan mudah berpindah ke kulit yang baru saja dibersihkan.
Hal ini tentu berisiko menyebabkan iritasi, jerawat, bahkan infeksi pada kulit wajah.
Sebagai solusi, dr. Ayman menyarankan penggunaan tisu wajah sekali pakai sebagai alternatif yang lebih higienis.
Baca Juga: Kenapa Jerawat Sering Muncul di Satu Sisi Wajah? Ini Penjelasan Ilmiah Menurut Dokter Ayman Alatas
Ia mengatakan, tisu wajah sekali pakai tidak menyimpan bakteri karena langsung dibuang setelah digunakan.
Penggunaan tisu ini dinilai lebih aman karena mengurangi risiko kontaminasi silang yang sering terjadi pada handuk yang digunakan berulang kali.
Selain itu, tisu wajah juga lebih praktis dan dapat digunakan di berbagai situasi, terutama bagi mereka yang memiliki aktivitas padat.
Baca Juga: 5 Skincare Wajib Saat Lebaran! Simpel, Anti Ribet, Bikin Wajah Glowing Paripurna!
Selain menggunakan tisu, ada alternatif lain yang juga disarankan, yaitu membiarkan wajah mengering secara alami atau air-drying.
Metode ini dilakukan dengan membiarkan wajah kering tanpa menggunakan handuk atau alat bantu lainnya.
Dr. Ayman menambahkan, metode ini juga dapat mengurangi risiko kontaminasi karena wajah tidak bersentuhan dengan permukaan yang berpotensi mengandung bakteri.