SketsaNusantara.id - Memasuki hari keempat atau kelima setelah Lebaran, biasanya stok ketupat di meja makan masih tersisa cukup banyak.
Masalahnya, ketupat yang disimpan lama sering kali menjadi keras, berlendir, atau bahkan mengeluarkan aroma tidak sedap jika cara menyimpannya salah.
Agar sisa hidangan hari raya ini tidak terbuang percuma, berikut adalah tips praktis menghangatkan ketupat agar teksturnya kembali lembut, pulen, dan tetap layak santap dikutip dari akun tiktok dusdusan.
1. Pastikan Ketupat Belum Basi
Sebelum menghangatkan, lakukan pengecekan fisik terlebih dahulu.
Tekan sedikit, jika sudah sangat lembek dan berlendir di bagian dalamnya, sebaiknya jangan dikonsumsi. Jika tercium aroma asam yang menyengat dari balik janur, itu tandanya bakteri sudah berkembang biak.
2. Cara menghangatkan yang Paling Efektif
Ada tiga metode yang bisa Anda gunakan tergantung alat yang tersedia di rumah:
Baca Juga: Download Segera 20 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Terbaru, Sambut Lebaran dengan Penuh Suka Cita
• Metode kukus
Ini adalah cara paling direkomendasikan karena uap air akan mengembalikan kelembapan janur dan nasi secara perlahan tanpa membuatnya lembek.
Caranya, didihkan air dalam panci pengukus (dandang). Masukkan ketupat dalam keadaan masih terbungkus janur lalu kukus selama 15–20 menit.
Hasilnya, ketupat akan kembali empuk dan aromanya tetap segar.