SketsaNusantara.id - Linimasa media sosial dalam beberapa minggu terakhir tengah ramai membahas kanker ginjal pasca Vidi Aldiano meninggal dunia.
Sebagaimana diketahui, penyanyi yang dikenal sebagai "duta persahabatan" itu menghembuskan nafas terakhir pada hari Sabtu, 7 Maret 2026 setelah 6 tahun berjuang melawan kanker ginjal.
Vidi sendiri pernah menceritakan soal penyakit yang dideritanya sejak pertama kali didiagnosis mengidap kanker pada tahun 2019 lalu hingga menjalani operasi pengangkatan ginjal sebelah kiri.
Bertahan dengan satu ginjal, Vidi Aldiano tetap menjalani kemoterapi setelah ditemukan sel kanker ganas di ginjalnya hingga akhirnya wafat di usia 35 tahun.
Kanker merupakan salah satu penyakit yang diam-diam mematikan atau yang sering disebut sebagai "silent killer" karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas.
Berkaca dari kasus Vidi Aldiano, masyarakat perlu mengenali gejala kanker ginjal sejak dini serta menghindari kebiasaan yang bisa meningkatkan risikonya.
Gejala Kanker Ginjal yang Perlu Diwaspadai
Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), kanker ginjal sering tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Banyak penderita baru menyadari penyakit ini ketika tumor sudah membesar atau menyebar ke organ lain, seperti yang dirasakan mendiang Vidi aldiano.
Beberapa tanda yang perlu diwaspadai antara lain adanya darah dalam urine, nyeri di bagian pinggang atau punggung bawah, serta munculnya benjolan di area perut atau pinggang.
Selain itu, penderita juga bisa mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, padahal tidak menjalankan program diet. Selain itu, penderita kanker juga mudah lelah, demam ringan yang berulang, hingga nafsu makan menurun.
Mengingat gejalanya tidak spesifik, pemeriksaan kesehatan secara rutin sangat dianjurkan untuk mendeteksi penyakit ini sejak tahap awal.