Kopi dan teh kental memang menjadi teman sahur bagi sebagian orang. Namun, minuman berkafein dapat memicu dehidrasi lebih cepat.
Jika ingin mengonsumsi kopi atau teh, cukup dilakukan setelah sholat tawarih dan batasi jumlahnya lalu imbangi dengan minum air putih yang cukup.
6. Istirahatkan Suara selama Puasa
Saat berpuasa, tenggorokan kering atau serak memang terasa sangat mengganggu. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membatasi berbicara berlebihan untuk mengistirahatkan pita suara.
Mengurangi bicara juga mengurangi udara masuk dari mulut secara berlebihan dan tubuh akan membiasakan diri bernapas melalui hidung.
Udara yang masuk lewat hidung akan lebih lembap dan tersaring, sehingga tidak memperparah kondisi tenggorokan kering.
Ketika waktu berbuka tiba dan tenggorokan masih terasa kurang nyaman, makan permen pelega tenggorokan setelah minum air putih hangat bisa membantu meredakan iritasi.
Itulah sederet tips menjaga agar tenggorokan tetap terasa nyaman selama berpuasa. Menjaga kesehatan selama Ramadan sebenarnya sederhana, yakni cukup atur pola makan, perbanyak minum air putih, dan hindari konsumsi minyak berlebihan.
Dengan langkah yang tepat, suara tetap jernih dan ibadah pun dapat dijalani dengan lebih khusyuk tanpa gangguan. Semoga Ramadan tahun ini terasa lebih nyaman dan penuh keberkahan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!