Agar rasanya semakin kaya, tambahkan saus tomat kurang lebih satu sendok makan, kecap manis satu sendok makan, saus tiram satu sendok makan. Seluruh bahan tersebut diaduk hingga tercampur rata sebelum ditambahkan air secukupnya.
Tak berhenti di situ, bumbu pelengkap lainnya juga dimasukkan untuk menyeimbangkan rasa. Tambahkan garam setengah sendok teh, gula setengah sendok teh, lada seperempat sendok teh, dan kaldu bubuk setengah sendok teh.
Perpaduan bumbu ini menghasilkan cita rasa gurih, manis, dan sedikit pedas yang pas untuk menu sahur.
Setelah bumbu mendidih dan tercampur sempurna, irisan tomat dan saus sambal dimasukkan. Saus sambal ini memberikan sensasi pedas segar yang membuat hidangan terasa lebih menggugah selera.
Telur ceplok yang telah digoreng kemudian dimasukkan ke dalam tumisan bumbu. Proses memasak dilakukan hingga bumbu meresap ke telur dan kuah mengental.
Menjelang akhir, daun bawang dimasukkan sebagai sentuhan terakhir. Daun bawang memberikan aroma segar yang menambah kelezatan hidangan.
Menu telur ceplok bumbu ini dinilai sangat cocok sebagai menu sahur pertama Ramadhan. Selain cepat dimasak, hidangan ini juga cukup mengenyangkan berkat kandungan protein dari telur.
Rasanya yang gurih dan sedikit pedas diyakini mampu membangkitkan selera makan saat sahur, terutama bagi mereka yang kerap merasa enggan makan di waktu dini hari.
Dengan waktu persiapan yang singkat dan bahan yang ekonomis, telur ceplok bumbu ala Dapur Diizah bisa menjadi solusi praktis bagi keluarga yang ingin menyajikan sahur lezat tanpa ribet.
Menu ini juga fleksibel karena bisa disesuaikan tingkat kepedasannya sesuai selera masing-masing anggota keluarga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!