SketsaNusantara.id - Mabuk perjalanan, baik pada anak dan dewasa terjadi karena adanya rangsangan gerak pada organ keseimbangan tubuh yang berlebihan yakni telinga bagian dalam.
Selain orang dewasa, anak-anak juga kerap alami mabuk perjalanan saat berkendaraan ketika melewati arus balik atau sedang traveling pada masa libur sekolah seperti saat ini.
Jika anda hendak membawa putra-putri anda akan berkendaraan jauh hingga memakan waktu berjam-jam atau berhari-hari maka akan sangat menyedihkan jika anak-anak sampai alami mabuk saat berkendara.
Baca Juga: Ampuh! Inilah 5 Minuman Alami yang Bantu Redakan Mual atau Mabuk Perjalanan di Waktu Mudik Lebaran
Mabuk perjalanan sendiri dalam istilah kedokteran disebut motion Sickness, mabuk yang juga bisa terjadi pada anak-anak berusia 2 tahun hingga 12 tahun, namun pada usia bayi justru jarang alami mabuk perjalanan.
Dan inilah tips dari dokter anak untuk menghindari mabuk perjalanan pada anak agar anak-anak senantiasa happy dalam perjalanan, dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari laman halodoc .com.
1. Hindari kondisi pencernaan yang penuh
Sesaat sebelum perjalanan, usahakan anda memberi makan anak jaraknya setengah hingga 1 jam sebelum melakukan perjalanan. Sebab jika perut anak terlalu penuh maka sering mengakibatkan anak muntah dalam perjalanan.
2. Atur waktu perjalanan
Atur waktu perjalanan pada saat anak memasuki waktu tidur sehingga anak akan mengantuk dalam perjalanan dan tertidur dengan lelap tanpa terganggu oleh pergerakan-pergerakan atau guncangan berlebihan.
3. Atur menu makanan dan minuman
Selama dalam perjalanan maka hindari pemberian minuman bersoda dan makanan berlemak sebelum lakukan perjalanan atau saat dalam perjalanan.
Sebab minuman bersoda akan menggangu pencernaan anak karena mengandung gas yang akan menyebabkan perut anak kembung dan akan mengalami mual dan muntah.