SketsaNusantara.id - Puasa di bulan Ramadhan sering kali membuat tubuh terasa lemas dan kurang bertenaga.
Banyak orang mengira solusinya adalah makan lebih banyak saat sahur dan berbuka. Padahal, asupan cairan juga tak kalah penting.
Minum air putih dengan cukup saat sahur dan buka puasa bisa membuat tubuh tetap segar dan mencegah dehidrasi.
Sayangnya, masih banyak yang lebih memilih minuman manis atau dingin saat berbuka. Padahal, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi tubuh.
Lantas, apa saja manfaat minum air putih selama puasa? Berapa banyak yang sebaiknya dikonsumsi agar tubuh tetap bugar?
1. Mencegah Dehidrasi dan Menjaga Fungsi Tubuh
Dilansir dari situs Siloam Hospitals, saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama lebih dari 12 jam.
Jika tidak diimbangi dengan minum yang cukup saat sahur dan berbuka, tubuh bisa mengalami dehidrasi. Akibatnya, muncul gejala seperti pusing, lemas, sulit berkonsentrasi, hingga kulit kering.
Dengan cukup minum air putih, tubuh tetap terhidrasi, sehingga fungsi organ berjalan optimal. Ginjal juga bisa bekerja lebih baik dalam membuang racun dari tubuh.
2. Membantu Pencernaan dan Mencegah Sembelit
Kurangnya asupan cairan bisa menyebabkan pencernaan terganggu, terutama sembelit. Ini sering terjadi saat puasa karena perubahan pola makan dan kurangnya konsumsi serat.
Baca Juga: Dampak Minum Kopi saat Sahur: Bikin Melek Seharian atau Malah Membuat Puasa Jadi Tambah Berat?