"Skripsi bisa diulang atau direvisi, tetapi kesehatan tidak bisa digantikan. Tetap jaga kondisi ya untuk semuanya," pesan Randi dalam unggahannya.
Pesan tersebut mendapat ribuan tanda suka dan dibagikan oleh banyak pengguna media sosial karena dianggap mewakili keresahan mahasiswa tingkat akhir yang kerap menghadapi tekanan dengan berbagai macam kondisi.
Melalui unggahan tersebut, Randi turut membagikan sejumlah tips agar mahasiswa dapat menyelesaikan skripsi secara lebih sehat dan terukur.
Ia menyarankan agar mahasiswa mengerjakan skripsi setiap hari secara konsisten, daripada menunggu tenggat waktu hingga akhirnya harus begadang.
"Skripsi bisa diselesaikan dengan perencanaan yang baik, istirahat yang cukup, dan menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat," ujarnya.
"Tips dari saya, kerjakan skripsi 2-3 jam per hari secara konsisten, jangan menunggu deadline. Jangan lewatkan tidur 6-8 jam setiap malam, hindari begadang hingga dini hari," tuturnya.
Mahasiswa juga dianjurkan untuk menjaga kesehatan mental dengan tetap meluangkan waktu untuk beristirahat, menjalani hobi, atau berbagi cerita ketika merasa tertekan.
"Berhenti sejenak jika tubuh atau pikiran sudah sangat lelah.
Jaga pola makan, cukup minum, dan olahraga ringan agar stamina tetap terjaga," pesannya.
"Buat target harian yang realistis juga dinilai dapat membantu proses penyusunan skripsi menjadi lebih efektif, misalnya menyelesaikan 1-2 halaman atau satu subbab," sambungnya.
Tak kalah penting, mahasiswa diminta segera mencari bantuan kepada dosen pembimbing, keluarga, teman, maupun tenaga kesehatan apabila mulai merasakan tekanan berat atau mengalami keluhan kesehatan yang mengganggu aktivitas.
"Segera cari bantuan kepada dosen pembimbing, keluarga, teman, atau tenaga kesehatan bila mengalami tekanan berat atau keluhan kesehatan yang mengganggu, karena hal ini biasanya jarang dilakukan karena sungkan," ucap Randi.
Baca Juga: Torehkan Medali Emas Dari Dunia Persilatan, Mahasiswa UNEJ Ini Meniti Prestasi Sejak Kecil
Dalam unggahannya, Randi juga menyoroti tragedi ini menjadi pengingat bagi mahasiswa semester akhir untuk mementingkan kondisi kesehatan dengan mengatur waktu agar skripsi bisa selesai tepat waktu.
Artikel Terkait
UNEJ Jember Launching Gerakan Sekolah Sadar Lingkungan di Banyuwangi: Strategi Meminimalisir Dampak Global Warming
Rampungkan Skripsi Cuma Satu Bulan, Dinar Candy Kena Sentil Netizen Gegara Tak Bisa Sebutkan Judul Skripsi hingga Dituding Pakai Joki
From Zero to Hero! Bagi Perjalanan Karir Hingga Capai Kesuksesan, Bupati Situbondo Mas Rio Ajak Lulusan FISIP Unej Tak Berhenti Raih Mimpi
Akhirnya Sah Jadi Sarjana! Furry Setya Selesaikan Sidang Skripsi dengan Penuh Rasa Haru
Geger Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UNEJ, Terungkap Kebiasaan Pelaku Simpan Foto Tak Senonoh, Korbannya Lebih dari 1?
Fakultas Hukum UNEJ Siap Beri Sanksi Tegas kepada Mahasiswa yang Diduga Melakukan Pelecehan Seksual