Hari Raya Idul Fitri tidak bisa dipisahkan dari tradisi halal bi halal dan mengunjungi rumah kerabat atau teman.
Hal ini bertujuan untuk menyambung tali silaturahmi yang mungkin sempat terputus atau sekedar berbincang-bincang dan menikmati camilan khas lebaran.
3. Ziarah (nyekar)
Mengunjungi makam keluarga yang sudah meninggal atau yang biasa disebut ziarah sudah menjadi kebiasaan yang tidak terpisahkan dari lebaran.
Tidak hanya mengunjungi, tetapi juga membaca dan mengirimkan doa atau surat-surat di Alquran.
4. Berbagi THR
THR menjadi sesuatu yang paling ditunggu-tunggu ketika hari lebaran tiba. THR biasanya berbentuk uang atau bingkisan untuk orang tercinta.
THR dalam bentuk uang seringkali dimasukkan ke dalam amplop khas lebaran dan dibagikan kepada anak-anak ngan nominal yang bervariasi.
5. Makan ketupat dan opor
Primadona Hari Raya Idul Fitri yaitu ketupat dan opor ayam menjadi menu andalan yang tidak boleh absen kehadirannya.
Sebelum melakukan rangkaian kegiatan lain setelah sholat Idul Fitri, memakan hidangan ketupat dan opor menjadi hal wajib yang harus dilakukan.
Itu dia beberapa tradisi lebaran idul Fitri khas Indonesia yang masih lestari hingga saat ini.
Apa pun kegiatan yang dilakukan, semoga tidak menghilangkan esensi dari Idul Fitri itu sendiri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Ratusan Driver Ojol Padati Bakpia Pathok 25 Yogyakarta, Antre Ambil THR Jelang Lebaran
Pemkab Jember Pastikan PPPK Paruh Waktu Terima THR 50 Persen
Prabowo-Gibran Juga Kebagian THR, Ternyata Segini Besaran Gaji hingga Tunjangan yang Diterima Presiden dan Wakil Presiden: Pajak Ditanggung Negara
KPK Sebut Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman Peras Anak Buah untuk THR Forkopimda, Siapa Saja Mereka?
Sejarah Panjang THR dari 'Hadiah Lebaran' Kabinet Soekiman hingga Peran Politik PKI dan SOBSI dalam Menekan Pengusaha