SketsaNusantara.id - Poster baru memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025/1447 Hijriah.
Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu hari besar dalam Agama Islam yang diperingati untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW diketahui lahir pada 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah.
Umat Islam di seluruh penjuru dunia umumnya akan ikut serta memeriahkan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Dalam kemeriahan Maulid Nabi Muhammad SAW, agenda atau acara penting bertemakan Islam selaku diselenggarakan.
Di Indonesia sendiri, Maulid Nabi Muhammad 2025 masuk dalam hari libur nasional sesuai SKB 3 Menteri Nomor 933 Tahun 2025, Nomor 1 Tahun 2025, dan Nomor 3 Tahun 2025 tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2025.
Peringatan Maulid Nabi 2025/1447 Hijriah jatuh pada 5 September 2025 mendatang.
Merujuk pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 Kemenag, tanggal 1 Rabiul Awal 2025 atau 1 Rabiul Awal 1447 H jatuh pada tanggal 25 Agustus 2025. Itu berarti, 12 Rabiul Awal 2025 jatuh pada 5 September 2025.
Kembali ke soal acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, biasanya dalam kegiatan atau acara poster dibuat untuk menginformasikan kepada setiap orang.
Dengan begitu, mendesain sebuah poster tema Maulud Nabi perlu dilakukan dengan sangat baik, agar informasi jelas dan bisa ditangkap dengan mudah.
Guna mempermudah, ada template yang sudah didesain apik namun perlu mengedit ulang untuk hasil akhir yang menarik.
Artikel Terkait
Pasang Segera! Bingkai Foto Gratis Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H Desain Elegan untuk Mempercantik Unggahan Medsos
Momen Maulid Nabi 2024, Inilah Sifat Rasulullah yang Ampuh untuk Timbulkan Kekuatan Luar Biasa
Viral Ratusan Jamaah Maulid Nabi di Kediri Mengalami Keracunan Makanan, Beginilah Cara Mengatasi Keracunan Makanan
Jelang Maulid Nabi, Pengurus NU di Rejoso Nganjuk Gelar Raker Siapkan Acara Peringatan
Poster Film Pangku Rilis, Debut Reza Rahadian Sebagai Sutradara, Kapan Tayang di Bioskop?
Viral Poster Tulisan Tangan Pelajar di Halte Trans Jogja Menggema di Media Sosial dan Memicu Gelombang Kritik kepada DPRD DIY