Minggu, 19 Juli 2026

3 Rekomendasi Buku Anak Bangsa yang Mengajarkan Proses Lahirnya Kemerdekaan, Nomor 2 Sejarahnya Melekat Banget!

Photo Author
Iin Iffahnda Maharani, Sketsa Nusantara
- Minggu, 10 Agustus 2025 | 14:00 WIB
Tiga rekomendasi buku anak bangsa yang mengajarkan tentang kemerdekaan. ( Pexels.com/Andy Light)
Tiga rekomendasi buku anak bangsa yang mengajarkan tentang kemerdekaan. ( Pexels.com/Andy Light)

Baca Juga: 10 Ucapan Memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia Tahun 2025 atau HUT RI Ke-80 Cocok Dijadikan Caption Instagram yang Menyentuh

Merekalah yang memperpanjang penderitaan rakyat. Para priyayi, bupati dan pejabat pribumi bukannya membela rakyat, tetapi malah jadi mesin kekuasaan.Para pejabat ini menjilat ke atas dan menindas ke bawah.

Mereka tidak diam, tetapi malah mengulur waktu penjajahan kolonial, menurut akun @Adqiza_ Ammara.

Ketika rakyat kelaparan, para elit lokal hidup nyaman dan pemerintah kolonial juga tutup mata. Namun sayangnya, masyarakat terlalu tunduk, permisif dan setia.

Kisah pada buku ini juga menceritakan bahwa, jika seorang bupati tertarik pada kerbau, anak gadis atau pun istri orang. Maka mustahil untuk menolak.

Ini terdengar keterlaluan, namun budaya semacam ini masih hidup. Dan saat ini disebut dengan ‘asal bapak senang’. Sehingga, inilah yang membuat korupsi tumbuh subur, menurut akun @Adqiza_ Ammara.

Akun tersebut juga menguraikan bahwa, bagaimana korupsi tidak merajalela. Jika sistem yang menopangnya saja tidak pernah tumbang.

Alih-alih merdeka, mentalitas kaum berseragam tetaplah penjajah, menurut akun tiktok resmi @Adqiza_Ammara.

3. Aksi Masa

Buku aksi masa ini juga merupakan karya dari Tan Malaka yang membahas bahwa para pemerintah cenderung takut rakyatnya pintar, menurut akun tiktok @Adit MKM.

Salah satu cerita pada buku ini, mengupas tentang bangsa Inggris yang pernah menjajah India. Dan pada penjajahan itu, Inggris tetap memberikan pendidikan terhadap bangsa tersebut.

Sehingga dalam waktu singkat, sekolah- sekolah tinggi itu menghasilkan banyak sekali kaum terpelajar. Tetapi, hal ini membuat birokrasi inggris justru tidak dapat menerima mereka.

Melalui hal tersebut, timbullah kelas yang terdidik secara barat. Namun, tetap ada pihak yang tidak senang, yaitu kaum buruh.

Sehingga lahirlah beberapa orang pemimpin pergerakan kemerdekaan yang dikenal dengan sebutan ekstremis, menurut akun tiktok @Adit MKM.

Dalam hal ini, inggris dianggap telah menggali kuburnya sendiri. Karena apabila masyarakat pintar. Mereka akan tau jika dirugikan negara dan akan melawan, sebagaimana dirangkum melalui akun tiktok @Adit MKM.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X