Kamis, 4 Juni 2026

Teh Hijau Jadi Simbol 2 Peradaban Besar: Rahasia Tradisi Minum Teh dari Cina hingga Jepang yang Jarang Diketahui

Photo Author
Fadila Rahmi, Sketsa Nusantara
- Selasa, 1 Juli 2025 | 14:30 WIB
Minuman Teh Hijau yang terasa sangat menyegarkan dengan sejuta manfaat. (Pexels/CharlotteMay)
Minuman Teh Hijau yang terasa sangat menyegarkan dengan sejuta manfaat. (Pexels/CharlotteMay)

Hingga akhirnya teh hijau dikenal sampai sekarang menjadi sebuah produk mewah dengan sejuta manfaat bagi tubuh.

Selain digunakan sebagai minuman, teh hijau juga dipercaya menjadi bagian penting dalam ritual keagamaan, praktik pengobatan, hingga simbol keramahan bagi tamu.

Bagaimana cara menyiapkan teh hijau Cina?

Menurut tradisinya, teh hijau Cina biasanya diseduh di dalam sebuah teko keramik ataupun porselen yang dikenal mampu menjaga rasa dan aroma teh dengan baik.

Untuk menghasilkan teh yang berkualitas tinggi, adapun suhu air dan juga waktu seduh harus sangat diperhatikan.

Merujuk pada penjelasan dari sumber yang sama, cara penyajian teh sangat bergantung dari jenis teh yang dipilih untuk digunakan.

Contohnya, dalam menyeduh teh hijau Chun Mee yang memiliki cita rasa ringan dengan sedikit hint pahit.

Teh Hijau Chun Mee ini harus diseduh dalam waktu 2 hingga 3 menit dengan air bersuhu 75 hingga 80°C.

Untuk mengurangi rasa pahit pada teh, juga sangat disarankan untuk membuang air seduhan teh pertama yang telah direndam selama 30 detik.

Perjalanan Teh Hijau ke Jepang: Dari Biksu ke Budaya Matcha

Matcha merupakan teh yang berasal dari Jepang dan menjadi sangat paling populer semenjak kemunculannya pada tahun 1191.

Matcha sendiri berasal dari bubuk sangat halus dari proses penggilingan daun teh hijau diantara dua batu yang digerus secara bersamaan.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa menurut legenda teh dibawa ke Jepang oleh seorang biksu Buddha asal India.

Awalnya, teh dikonsumsi secara tradisional dengan merebus daun teh tersebut dalam susu yang dibumbui garam dan rempah-rempah.

Berdasarkan informasi yang SketsaNusantara.id kutip dari laman theartbog.com, kemunculan matcha membawa perubahan yang cukup besar.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X