SketsaNusantara.id - Salah satu tim analis Shin Tae-yong ungkap perkataan Marc Klok tentang dirinya diktator membuat STY kecewa namun memilih tetap diam.
Shin Tae-yong (STY) yang rupanya hingga saat ini belum juga tanda tangan pemecatannya meski saat ia sudah digantikan oleh pelatih asal Belanda Patrick Kluivert.
Salah satu tim analis dari Korea Selatan yang berada di bawah Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa ada beberapa fakta dan rumor terkait dipecatnya STY sebagai pelatih kepala di Timnas.
Fakta pertama yng diungkapkan adalah belum ditandatanganinya surat pemecatan dari PSSI yang disodorkan kepada Shin Tae-yong 2,5 jam sebelum konferensi pers yang dilakukan oleh Erick Thohir.
Fakta kedua, selain kaget dengan pemecatan yang tiba-tiba tersebut, tim analis bernama Jin yang hadir pada podcast di kanal YouTube Deddy Corbuzier tersebut, ia ungkapkan bahwa semua pemain mencintai STY seperti mencintai semua pemain Timnas.
Namun ada satu pemain Timnas yang membuatnya geram, sebab apa yang dilakukannya saat itu membuat Shin Tae-yong syok, kecewa dan tak bisa berkata-kata namun juga memilih diam tak bereaksi.
Ia adalah Marc Klok, salah satu pemain Timnas keturunan dimana ia melakukan wawancara dengan media Belanda dan mengatakan bahwa Shin Tae-yong merupakan seorang pelatih yang diktator.
Perkataan Marc Klok terkait Shin Tae-yong diktator saat itu menurut Jin tidak hanya viral di Indonesia namun juga di Korea sehingga nama Marc Klok kemudian kini dikenal di negeri Ginseng tersebut.
Jin yang merupakan salah satu dari 11 tim Shin Tae-yong dari Korea Selatan mengaku langsung mengirimkan pesan pada Marc Klok saat itu untuk menghentikan apa yang dilakukannya sebab hal itu menurutnya merupakan sebuah kebohongan besar tentang STY.
"Aku langsung mengirimi pesan 'brother sudah cukup, anda terus mengatakan kebohongan pada apapun yang kau katakan, yang jelas tak baik karena anda adalah satu-satunya pemain yang berbohong di media sebagai pemain'," pesan Jin kepada Marc Klok saat itu.
Jin mengakui melakukan hal itu sebab apa yang dikatakan Marc Klok di media selain bisa mencoreng nama baik Shin Tae-yong juga bisa menggiring pemain lain dengan kebohongannya untuk menentangnya disaat pemain lain masih mendukung dan mengatakan hal-hal baik tentang STY.