Namun, Sumardji merasakan keanehan pada surat balasan yang diterimanya, karena FIFA dan AFC seolah saling melempar tanggung jawab satu sama lain.
"Sebetulnya isi surat balasannya ini aneh. Kami juga sudah berkirim surat pada FIFA lalu jawabannya kita suruh berkirim ke AFC," ungkap Sumardji.
"Terus dari AFC juga bilangnya surat protes (dari PSSI) ini sudah diterima tapi tidak mempengaruhi hasil laga Indonesia vs Bahrain, lalu selanjutnya kita diminta melapor ke FIFA, kan agak aneh," tuturnya.
Kabar ini pun tersebar luas di media sosial dan ramai menjadi perbincangan publik di media sosial.
Warganet pun meradang mendengar berita terkait respon AFC dan menyebut pengiriman surat protes dianggap tak ada gunanya, apalagi presiden AFC adalah Salman bin Ibrahim Al Khalifa yang merupakan anggota keluarga kerajaan Bahrain.
Baca Juga: Jelang Laga Indonesia Vs China, AFC Klaim Belum Terima Surat Protes PSSI Terkait Wasit Ahmed Al Kaf
"Pantes aja ditolak protesnya, wong presiden AFC orang Bahrain, percuma aja protes ga ditanggepin," komentar akun @kegblgnunfaedah.
Ada pula netizen yang menyebut timnas Indonesia tak terlalu memikirkan soal pertandingan kemarin dan kini fokus untuk persiapan lawan China.
"Udah ketebak, mau protes juga percuma lah Presiden AFC orang Bahrain. Biarin aja emang mereka dzolim, kita sekarang fokus dukung timnas duel ama China, semoga gak ada sanksi pelanggaran yang merugikan Garuda," imbuh akun @redny_idn.
Sementara itu, timnas Indonesia sendiri sudah move on dan mengumpulkan semangat baru untuk melawan China.
Timnas Garuda langsung bertandang ke Qingdao usai laga lawan Bahrain dan mempersiapkan laga melawan China yang akan digelar pada hari Selasa, 15 Oktober 2024 malam ini.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!