SketsaNusantara.id - An Se Young, sukses meraih medali emas Olimpiade Paris 2024.
Raihannya itu mengakhiri penantian panjang Korea Selatan untuk emas tunggal putri Olimpiade dalam 28 tahun.
Di laga puncak, An Se Young mengalahkan He Bingjiao dari China dengan dua game langsung.
Menjadikannya atlet bulutangkis Korea Selatan kedua yang memenangkan gelar tunggal Olimpiade, bergabung dengan Bang Soo Hyun di tahun 1996.
Namun, tak lama setelah An Se Young merayakan raihan emas olimpiadenya, ia mengambil langkah tidak biasa dengan mengkritik tim nasionalnya.
Dalam wawancara dengan media di Porte de La Chapelle Arena, An Se Young menyinggung buruknya penanganan cedera lutut yang dialaminya saat Asian Games pada Oktober tahun lalu.
Dia mengatakan, tim tidak menganggap cederanya seserius yang seharusnya, dengan kesalahan diagnosis awal yang memaksanya bermain melawan rasa sakit selama berminggu-minggu.
Belakangan diketahui, bahwa dia membutuhkan lebih banyak waktu untuk sembuh daripada yang diperkirakan sebelumnya.
An Se Young bahkan mengatakan, dia merasa sulit untuk terus bermain di tim nasional.
Meskipun dia kemudian mengklarifikasi di media sosial, bahwa dia tidak akan pensiun dari kompetisi internasional.
Tak hanya itu, An Se Young bahkan mengancam akan pensiun dan mundur dari tim nasional.
"Saya hanya berharap timnas bisa mengembangkan pemain lebih sistematis,” kata pemain berusia 22 tahun itu dikutip SketsaNusantara.id dari laman Korea Times.