sports

Polda Jatim Tetapkan Ketua KBI Jatim Wira Prasetya Catur Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Atlet

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:00 WIB
Kasus pelecehan tlet Kick Boxing Indonesia terbongkar, Ketua KBI Jatim Wira Prasetya Catur resmi jadi tersangka (Instagram.com/@kang_wira)

SketsaNusantara.id - Kasus dugaan pelecehan seksual di dunia olahraga kembali mencuat setelah aparat kepolisian menetapkan Ketua Kick Boxing Indonesia Jawa Timur sebagai tersangka. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan penyelidikan atas laporan yang diajukan oleh seorang atlet perempuan.

Wira Prasetya Catur diketahui menjabat sebagai Ketua Kick Boxing Indonesia (KBI) wilayah Jawa Timur. Ia kini harus berhadapan dengan proses hukum setelah dilaporkan melakukan dugaan pelecehan terhadap atlet berinisial VAP yang berusia 24 tahun.

Kasus ini ditangani oleh Kepolisian Daerah Jawa Timur setelah korban resmi melaporkan peristiwa yang dialaminya pada 8 Juli 2025.

Baca Juga: Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing Menguat, Menpora Erick Thohir Siapkan Sanksi Seumur Hidup bagi Pelatih Jika Terbukti Bersalah

Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa penyidik telah mengumpulkan berbagai bukti serta keterangan saksi sebelum akhirnya menetapkan tersangka.

Menurut Jules, dugaan pelecehan tersebut tidak terjadi hanya di satu tempat. Peristiwa itu disebut berlangsung di beberapa wilayah berbeda, termasuk di Jombang, Ngawi, hingga Bali.

Penyidik menduga pelaku memanfaatkan kedekatan dengan korban serta situasi tertentu untuk melancarkan aksinya. Hubungan antara pelaku dan korban dalam lingkungan olahraga disebut menjadi salah satu faktor yang membuat korban berada dalam posisi sulit untuk melawan.

Baca Juga: Kronologi Kasus Dugaan Pelecehan Berkedok Casting Film, Diduga Libatkan Banyak Korban

Kasus ini mulai mendapat perhatian publik setelah korban memutuskan untuk berbicara secara terbuka melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan di Instagram , korban mengungkapkan bahwa ia telah menyimpan pengalaman pahit tersebut dalam waktu yang cukup lama.

Korban mengaku sempat merasa takut untuk menyampaikan kejadian tersebut secara terbuka. Ia menyebut posisi pelaku sebagai pimpinan organisasi membuatnya ragu untuk bersuara.

"Aku memendam kejadian ini sejak lama... Aku takut bersuara karena dia adalah Ketua, dan aku hanyalah seorang atlet yang seharusnya fokus untuk juara. Tapi diam terlalu lama membuat luka ini semakin berat," tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari Instagram @viona_dinda pada 11 Maret 2026.

Dalam unggahan itu, korban juga menuliskan bahwa selama ini ia memilih diam karena ingin tetap fokus pada kariernya sebagai atlet.

Baca Juga: Viral! Dugaan Pelecehan Seksual Berkedok Casting Film Thriller Psikologis

Namun seiring berjalannya waktu, tekanan batin yang dirasakannya semakin berat sehingga ia akhirnya memutuskan untuk mengungkapkan peristiwa tersebut.

Halaman:

Tags

Terkini