Korban sebenarnya telah mencoba menyampaikan masalah ini kepada pihak internal olahraga sebelum melapor ke kepolisian. Ia mengaku pernah melaporkan kejadian tersebut kepada manajer dan pelatih tim nasional pada tahun 2024.
Setahun kemudian, korban kembali berupaya mencari keadilan dengan menyampaikan laporan kepada pimpinan organisasi olahraga terkait serta kepada pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur.
Meski demikian, menurut pengakuan korban, tidak ada tindakan tegas yang diambil terhadap terlapor saat itu. Situasi tersebut membuat korban merasa laporannya tidak mendapatkan penanganan yang memadai.
Akhirnya, pada 2025 korban memutuskan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum dengan melaporkannya langsung kepada pihak kepolisian.
Setelah melalui proses penyelidikan dan pengumpulan bukti, penyidik Polda Jawa Timur kemudian menetapkan Wira Prasetya Catur sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut dunia olahraga sekaligus isu perlindungan atlet. Banyak pihak berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan agar memberikan keadilan bagi korban serta menjadi pelajaran penting bagi lingkungan olahraga di Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
3 Perbedaan Isi Dua Klarifikasi Mohan Hazian, Pengakuan atas Dugaan Pelecehan Seksual hingga Kariernya di Thanksinsomnia
Tanggapi Klarifikasi Terbaru Mohan Hazian soal Dugaan Pelecehan Seksual, Dokter Tirta: Fase Acceptance
Hesti Purwadinata Beri Dukungan untuk Korban Pelecehan Seksual di Tengah Polemik Mohan Hazian, Warganet Singgung Circle Pertemanannya di Dunia Hiburan
7 Pernyataan Mohan Hazian Terkait Dugaan Pelecehan Seksual: Akui Tindakan Tak Pantas dan Siap Bertanggung Jawab hingga Mundur dari Thanksinsomnia
Detik-Detik Dugaan Pelecehan Anak di Gorong-Gorong Giwangan Yogyakarta, Warga Panik dan Lalu Lintas Sempat Lumpuh