sports

Indonesia Tutup ASEAN Para Games Thailand 2025 sebagai Runner-Up, Ukir Ratusan Medali dan Pecahkan Puluhan Rekor

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:00 WIB
Kontingen Indonesia merayakan keberhasilan di ASEAN Para Games Thailand 2025. (X/ainurohman)
 

SketsaNusantara.id - Kontingen Indonesia menutup partisipasinya pada ASEAN Para Games Thailand 2025 dengan capaian membanggakan.

Indonesia resmi finis sebagai runner-up klasemen akhir, mencatatkan ratusan medali sekaligus melampaui target emas yang telah ditetapkan sejak awal kejuaraan.

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun X (Twitter) A. Ainur Rohman (@ainurohman) yang mengumumkan berakhirnya ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara tersebut.
 
Baca Juga: Justin Hubner Cetak Assist Perdana di Eredivisie, Tampil Penuh Bersama Fortuna Sittard dan Bawa Tim Raih Kemenangan Penting

Pada klasemen akhir, Indonesia mengoleksi 392 medali, terdiri dari 135 emas, 143 perak, dan 114 perunggu. Raihan ini menempatkan Merah Putih di posisi kedua, sekaligus menunjukkan performa luar biasa sepanjang kompetisi.

Dalam unggahan tersebut disebutkan, Indonesia menjadi runner-up dengan 135 Emas, 143 Perak, 114 Perunggu, 392 Total Medali. Jauh melebihi target 82 emas.

Capaian ini menjadi bukti bahwa target awal yang ditetapkan jauh terlampaui berkat kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh tim pendukung.
 
Baca Juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Dion Markx, Bek Timnas U-23 yang Siap Tambah Kedalaman Skuad Maung Bandung

Keberhasilan Indonesia tidak terlepas dari dominasi di sejumlah cabang olahraga unggulan.

Pada cabang Para Athletics, kontingen Indonesia tampil impresif dengan meraih 44 medali emas dari target awal 25 emas.

Hasil ini menjadi salah satu penyumbang terbesar bagi perolehan emas nasional.

Sementara itu, cabang Para Swimming juga mencatatkan prestasi gemilang dengan raihan 29 emas dari target 8 emas.
 
 
Lonjakan prestasi ini menunjukkan peningkatan signifikan kualitas pembinaan atlet renang disabilitas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Dominasi Indonesia juga terlihat pada cabang Para Badminton. Dalam unggahan tersebut disebutkan, Para Badminton meraih 12 emas dari target 5 emas dan menjadi Juara Umum.

Hasil ini menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama bulu tangkis disabilitas di kawasan Asia Tenggara.

Tak kalah membanggakan, cabang Para Judo juga menyumbangkan prestasi besar.

Indonesia berhasil menyabet 7 medali emas dari 7 nomor yang dipertandingkan, sekaligus memastikan status Juara Umum di cabang tersebut.

Pada cabang Para Power Lifting, Indonesia kembali menunjukkan supremasi dengan meraih 9 medali emas dan keluar sebagai Juara Umum.

Sementara itu, Para Archery turut menyumbang 5 medali emas, yang juga mengantarkan Indonesia sebagai Juara Umum di cabang panahan disabilitas.

Selain perolehan medali, kontingen Indonesia juga mencatatkan pencapaian historis dalam hal rekor. Dalam unggahan itu disebutkan, 25 rekor ASEAN Para Games dipecahkan atlet Indonesia.

Angka ini menunjukkan dominasi sekaligus peningkatan kualitas performa atlet Indonesia di level regional.

Prestasi membanggakan lainnya datang dari atlet Helin Wardina, yang berhasil mencetak sejarah dengan memecahkan satu rekor Asia di cabang Para Athletics.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa atlet disabilitas Indonesia tidak hanya kompetitif di tingkat ASEAN, tetapi juga mampu bersaing di level Asia.

ASEAN Para Games Thailand 2025 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menegaskan konsistensinya sebagai salah satu kekuatan utama olahraga disabilitas di Asia Tenggara.

Capaian runner-up ini juga menjadi modal berharga menuju ajang-ajang olahraga disabilitas berikutnya di tingkat Asia maupun dunia.

Sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @ainurohman, pencapaian Indonesia di ASEAN Para Games Thailand 2025 bukan sekadar soal jumlah medali, tetapi juga tentang semangat juang, ketangguhan, dan bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi di level tertinggi.***
 
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

Tags

Terkini