sports

Aisah Wijayanti Putri Brahmana Toreh Prestasi Gemilang di ASEAN Para Games 2025, Korbankan Waktu Bersama Anak Demi Merah Putih

Selasa, 27 Januari 2026 | 13:30 WIB
Aisah Wijayanti Putri Brahmana menunjukkan ketenangan di papan catur dan kebanggaan saat mempersembahkan medali untuk Indonesia. (X/ainurohman)

SketsaNusantara.id - Nama Aisah Wijayanti Putri Brahmana menjadi sorotan publik setelah mencatatkan prestasi luar biasa sebagai atlet catur Indonesia dengan raihan medali terbanyak di ajang ASEAN Para Games 2025.

Keberhasilan tersebut bukan hanya mencerminkan keunggulan teknik dan strategi, tetapi juga mengungkap kisah pengorbanan mendalam di balik perjuangannya membela Tanah Air.

Informasi mengenai capaian Aisah disampaikan melalui unggahan akun X (dulu Twitter) milik @ainurohman.

Baca Juga: Justin Hubner Cetak Assist Perdana di Eredivisie, Tampil Penuh Bersama Fortuna Sittard dan Bawa Tim Raih Kemenangan Penting

Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Aisah berhasil menjadi atlet catur dengan koleksi medali terbanyak pada pesta olahraga difabel se-Asia Tenggara tersebut.

“Aisah Wijayanti Putri Brahmana menjadi atlet catur dengan raihan medali terbanyak di ASEAN Para Games 2025,” tulis akun tersebut, sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.

Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena diraih di tengah situasi personal yang tidak mudah.

Baca Juga: Persib Bandung Resmi Datangkan Dion Markx, Bek Timnas U-23 yang Siap Tambah Kedalaman Skuad Maung Bandung

Selama masa persiapan dan pemusatan latihan nasional (pelatnas), Aisah harus berpisah dengan buah hatinya yang baru lahir pada Agustus 2025. Sebuah keputusan berat yang harus diambil demi fokus menjalani tugas negara.

Dalam pengakuannya, Aisah menyampaikan bahwa selama mengikuti pelatnas, ia terpaksa menitipkan anaknya kepada orang tua.

Kondisi ini menjadi ujian emosional tersendiri bagi seorang ibu yang baru saja melahirkan.

Baca Juga: Dua Nama Naturalisasi Menguat Jelang Agenda Internasional, Jordi Wehrmann dan Ilias Alhaft Jadi Sorotan

“Selama Pelatnas, saya harus menitipkan anak saya ke orang tua. Jadi saya ingin mempersembahkan medali ini untuk anak saya,” ujar Aisah dalam pernyataan yang dikutip dari unggahan tersebut.

Aisah tidak menampik bahwa meninggalkan anak yang masih sangat kecil adalah pengalaman yang menyakitkan.

Halaman:

Tags

Terkini