SketsaNusantara.id - Penunjukan John Herdman sebagai sosok yang akan menukangi Tim Nasional Indonesia bukanlah keputusan yang diambil secara instan.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melalui pernyataan yang disampaikan oleh Sumardji, mengungkap bahwa ada sejumlah pertimbangan strategis di balik pemilihan pelatih asal Inggris tersebut.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan akun X (Twitter) @Idn_abroad, Sumardji menyebut bahwa faktor utama pemilihan John Herdman bukan hanya soal rekam jejak atau curriculum vitae (CV) semata.
Komitmen personal dan kesediaan Herdman untuk benar-benar terlibat langsung dalam ekosistem sepak bola Indonesia menjadi poin krusial.
“Alasan utama memilih John Herdman selain perihal CV, karena John mau tinggal di Indonesia selama kontrak kerja & membawa maksimum 3 asisten (selebihnya menggunakan pelatih lokal Indonesia),” ungkap Sumardji yang dikutip dari akun @Idn_abroad.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa PSSI tidak sekadar mencari pelatih dengan nama besar, tetapi figur yang siap membangun fondasi jangka panjang bersama sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Era Baru Garuda, PSSI Resmi Tunjuk John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Kesediaan Herdman untuk tinggal di Indonesia selama masa kontrak dinilai sebagai bentuk keseriusan dan komitmen penuh terhadap proyek Timnas.
Selama ini, salah satu tantangan dalam pengelolaan tim nasional adalah keterbatasan waktu kebersamaan antara pelatih dan pemain.
Kehadiran pelatih yang hanya datang saat agenda FIFA Match Day dinilai kurang optimal dalam memahami karakter pemain, budaya sepak bola, hingga dinamika lokal.
Dalam konteks ini, keputusan John Herdman untuk menetap di Indonesia dipandang sebagai langkah strategis.
Baca Juga: John Herdman Resmi Tangani Timnas Indonesia, Tantangan Besar Pelatih Berpengalaman Piala Dunia
Dengan berada langsung di Tanah Air, Herdman diharapkan mampu memantau perkembangan pemain secara lebih intens, termasuk kompetisi domestik dan pembinaan usia muda.