sports

Asnawi Mangkualam Kartu Kuning Kedua, Laga Buriram United vs Port FC Ricuh di Thai League

Senin, 15 Desember 2025 | 12:30 WIB
Kartu kuning kedua Asnawi Mangkualam memicu kericuhan laga Buriram United vs Port FC dan ramai diperbincangkan warganet.

SketsaNusantara.id - Laga lanjutan Thai League yang mempertemukan Buriram United melawan Port FC menjadi sorotan publik sepak bola Asia Tenggara.

Bukan hanya karena hasil akhir pertandingan, tetapi juga insiden kartu kuning kedua yang diterima Asnawi Mangkualam serta kericuhan yang terjadi di penghujung laga.

Momen tersebut ramai diperbincangkan, sebagaimana yang dilansir oleh SketsaNusantara.id dari unggahan akun Instagram @bloopersfootball dan memicu beragam respons dari warganet.

Baca Juga: Nyaris Berujung Bentrok di BRI Super League 2025/26, Yance Sayuri dan Marc Klok Akhirnya Berdamai: Emosi Sesaat yang Ditutup Sportivitas Rekan Timnas

“ASNAWI DAPAT KARTU KUNING KEDUA, LAGA BURIRAM VS PORT BERAKHIR RICUH!” tulis caption akun tersebut.

Caption tersebut langsung menegaskan fokus utama insiden, yakni kartu kuning kedua Asnawi yang terjadi jelang akhir pertandingan.

“Pada lanjutan Thai League TH, Port FC harus takluk atas sang tuan rumah Buriram United dengan skor tipis 0-1,” lanjut, akun tersebut menjelaskan konteks pertandingan.

Baca Juga: Persib Bandung Bersiap Tambah Amunisi Jelang 16 Besar ACL 2, Nama Maarten Paes hingga Joey Pelupessy Mencuat

Gol tunggal Buriram United memastikan kemenangan mereka atas Port FC dalam laga yang berlangsung ketat hingga menit-menit akhir.

Asnawi Mangkualam, wingback berkewarganegaraan Indonesia yang membela Port FC, kembali dipercaya tampil sebagai starter.

“Wingback berkewarganegaraan Indonesia, Asnawi Mangkualam menjadi starter pada laga ini & mendapat kartu kuning kedua menjelang akhir laga yang memicu kericuhan kedua belah pihak tim,” sebutnya.

Baca Juga: Bungkam Persebo Muda Bondowoso 3 Gol Tanpa Balas, Persid Jember Merangsak Naik ke Puncak Klasemen Grup H Liga 4

Kalimat ini menegaskan bahwa insiden bukan sekadar pelanggaran biasa, melainkan berujung pada ketegangan antarpemain di lapangan.

Situasi pertandingan sendiri sudah memanas sebelumnya. Port FC harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-73 setelah salah satu pemainnya, Chanukan Karin, diganjar kartu merah langsung.

Halaman:

Tags

Terkini