Oxford United bukanlah klub baru bagi Erick sejak 2022, ia bersama Anindya Bakrie menjadi pemilik mayoritas dengan komposisi saham sebesar 51 persen.
Namun, dinamika kepemilikan klub berubah pada April 2025, ketika nama Anindya Bakrie dicoret dari daftar petinggi klub.
“Oxford United diketahui diakuisisi bersama oleh Erick dan Anindya Bakrie pada 2022 dengan komposisi saham 51 persen. Lantas pada April 2025, Anindya Bakrie disebut dicoret dari daftar petinggi klub,” tulisnya lagi.
Perubahan tersebut menjadikan Erick Thohir sebagai satu-satunya representasi utama pemilik Oxford United, sekaligus mempertegas posisi dominannya dalam menentukan arah klub.
Disebutkan bahwa peningkatan kontrol Erick terjadi setelah ia mengakuisisi seluruh saham Oxford Investment Holdings Pte Ltd yang sebelumnya dimiliki oleh Oxford United Investors Pte Ltd.
Dengan akuisisi ini, Erick memegang otoritas penuh untuk menentukan kebijakan dan masa depan klub.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Erick Thohir sebagai salah satu figur Asia yang memiliki pengaruh besar dalam industri sepak bola Inggris.
Terlepas dari kritik yang diarahkan kepadanya di tanah air, Erick terus memperluas kiprahnya di panggung internasional, menunjukkan konsistensinya dalam membangun portofolio besar di dunia olahraga.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!