“Sama seperti kalian semua, saya merasa kecewa ketika hasil tidak sesuai harapan. Tapi itu bagian dari sepak bola. Kesuksesan tidak terjadi dalam semalam, melainkan sebuah perjalanan yang dibangun dari pembelajaran, usaha, dan perkembangan,” ungkapnya.
Sebagai kapten, Idzes juga menunjukkan rasa hormat kepada Erick Thohir dan tim pelatih yang telah mendampingi para pemain dengan profesional.
“Yang bisa saya katakan dengan pasti adalah bahwa kami, sebagai pemain, selalu mendapatkan dukungan dan profesionalisme terbaik di bawah bimbingan Bapak Thohir, yang memungkinkan kami untuk sepenuhnya fokus memberikan yang terbaik bagi negara yang indah ini,” lanjutnya.
Kata-kata tersebut menjadi sinyal kuat bahwa di dalam ruang ganti Timnas Indonesia masih terjalin rasa saling percaya dan komitmen tinggi untuk terus melangkah ke depan bersama-sama.
Menutup pesannya, Jay Idzes menyampaikan ajakan tulus kepada masyarakat Indonesia agar terus memberikan dukungan kepada Timnas, apa pun hasilnya.
“Sekarang, lebih dari sebelumnya, kami membutuhkan dukungan kalian. Teruslah percaya, teruslah bermimpi, dan teruslah berdiri bersama kami, karena saya sungguh percaya ini hanyalah awal dari sesuatu yang hebat,” tulis Idzes dengan emotikon hati di akhir pesannya.
Kalimat tersebut menggambarkan semangat pantang menyerah yang dipegang oleh para pemain Timnas. Meski gagal menembus Piala Dunia 2026, mereka tetap yakin bahwa masa depan sepak bola Indonesia sedang menuju arah yang lebih cerah.
Unggahan ini pun disambut hangat oleh para penggemar. Banyak yang memuji kedewasaan Jay Idzes dalam menyampaikan pandangannya, serta bagaimana ia mampu menenangkan suasana di tengah gelombang kritik terhadap federasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!