SketsaNusantara.id - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, akhirnya buka suara di tengah derasnya komentar negatif yang ditujukan kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, setelah kegagalan Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pemain berusia 25 tahun itu menyampaikan pesan panjang yang menyentuh hati, sekaligus menunjukkan solidaritas terhadap kerja keras tim di balik layar.
“Biasanya saya tidak mengunggah pesan seperti ini, tetapi saya merasa hal itu perlu dilakukan dalam kasus ini, karena saya telah melihat banyak komentar negatif, terutama mengenai Bapak Thohir dan timnya,” tulis Jay Idzes yang dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram @jayidzes yang disertai foto dirinya berinteraksi dengan suporter Timnas di stadion.
Dalam tulisannya, Jay menegaskan bahwa publik sering kali tidak melihat perjuangan besar yang dilakukan oleh para pengurus PSSI dan staf pendukung untuk memastikan pemain berada dalam kondisi terbaik.
“Tidak banyak yang tahu seberapa besar upaya yang dilakukan mereka di balik layar untuk memastikan segala kebutuhan kami sebagai pemain terpenuhi dengan baik. Dengan dukungan penuh dari mereka, kami selalu mendapatkan kondisi terbaik di luar lapangan, sehingga bisa sepenuhnya fokus menampilkan performa maksimal di atas lapangan,” ujarnya.
Jay juga menyoroti bahwa kegagalan lolos ke Piala Dunia bukan berarti langkah Timnas Indonesia berhenti. Menurutnya, perjuangan yang telah dilakukan sudah membawa Garuda mencapai tahapan yang belum pernah dicapai sebelumnya.
“Kita semua memiliki impian yang sama untuk mengangkat Indonesia ke level yang lebih tinggi dan mewakili negara kita di panggung Piala Dunia. Meskipun kita gagal lolos ke Piala Dunia 2026, kita telah mencapai tonggak penting yang patut dibanggakan,” tulis pemain Sassuolo itu.
Ia menambahkan, kelolosan langsung ke Piala Asia 2027 menjadi bukti nyata kemajuan yang sedang dibangun oleh skuad Garuda.
“Mencapai tahap kualifikasi ini dan mengamankan kualifikasi langsung untuk Piala Asia 2027 merupakan langkah maju yang besar, pertanda bahwa proyek kita bergerak ke arah yang benar. Kemajuan membutuhkan waktu, dan meskipun jalannya tidak pernah mudah, setiap langkah membawa kita lebih dekat ke tempat yang kita inginkan,” tulis Jay.
Baca Juga: Harus Dipecat! Patrick Kluivert Dinilai Gagal Total di Timnas, Ferry Irwandi: Pelatih Buruk
Pernyataan itu mencerminkan semangat optimisme dari sang kapten, bahwa perjalanan Timnas Indonesia adalah proses jangka panjang yang tak bisa diukur hanya dari satu hasil pertandingan.
Jay Idzes juga mengakui bahwa ia dan para pemain turut merasakan kekecewaan yang sama seperti para pendukung. Namun, ia mengingatkan bahwa sepak bola selalu penuh pelajaran dan tidak bisa dinilai hanya dari hasil akhir.