SketsaNusatara.id - Timnas Indonesia U-23 harus mengakui keunggulan India U-23 dalam laga uji coba internasional yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, pada Jumat malam, 10 Oktober 2025.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit tersebut, pasukan Indra Sjafri takluk dengan skor tipis 1-2.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram resmi @timnasindonesia, federasi membagikan hasil akhir pertandingan dengan visual bertuliskan “Penuh Waktu, IDN 1-2 IND” disertai foto pemain Timnas Indonesia yang mengenakan jersey merah putih.
Baca Juga: 6 Atlet Israel Gagal Tampil di Kejuaraan Dunia Senam Jakarta, Pemerintah Indonesia Tegas Tolak Visa
Dalam caption unggahan tersebut, tidak banyak keterangan disertakan, namun kolom komentar justru dipenuhi berbagai tanggapan warganet yang menunjukkan kekecewaan sekaligus dukungan bagi Garuda Muda.
Sejak menit awal, India tampil agresif dan mampu mencuri gol cepat pada babak pertama. Pertahanan Indonesia yang dikawal oleh Cahya Supriadi, Kadek Arel Priyatna, dan Muhammad Ferrari sempat beberapa kali dipaksa bekerja keras menahan serangan cepat dari tim lawan.
India berhasil menambah keunggulan menjadi 0-2 sebelum paruh pertama berakhir. Namun, Timnas Indonesia akhirnya memperkecil ketertinggalan lewat gol cantik dari Dony Tri Pamungkas pada menit ke-41.
Gol tersebut berawal dari kerja sama apik antara Toni Firmansyah dan Dony. Toni mengirimkan umpan matang dari sisi kanan, dan Dony yang bergerak cepat dari lini belakang melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dibendung kiper India.
Skor 1-2 bertahan hingga babak pertama usai dan tidak berubah sampai peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Indra Sjafri menurunkan kombinasi pemain muda potensial yang diharapkan mampu memperlihatkan permainan cepat dan agresif.
Di bawah mistar, Cahya Supriadi dipercaya sebagai penjaga gawang utama. Lini pertahanan diperkuat oleh Kadek Arel Priyatna yang juga bertindak sebagai kapten tim, bersama Muhammad Ferrari, Frengky Deaner Missa, dan Muhammad Alfharezzi Buffon.
Di lini tengah, Ananda Raehan Alief dan Toni Firmansyah menjadi pengatur tempo permainan, sementara Muhammad Rayhan Hannan dan Dony Tri Pamungkas berperan aktif dalam membangun serangan.