Dari sanalah kemudian olahraga tersebut mulai menyebar dari Spanyol hingga ke Indonesia.
Meski terbilang baru, namun olahraga ini sudah memiliki badan internasional yang menaunginya dengan nama The International Padel Federation atau FIP.
Di Indonesia sendiri, olahraga ini berada di bawah naungan PBPI yang juga anggota resmi FIP.
Baca Juga: Main Padel Kena Pajak 10 Persen, Gubernur Jakarta: 'Rata-Rata Pemainnya Mampu, Jadi Tidak Masalah'
Aturan Main Padel
Aturan main dalam olahraga Padel dikenal lebih mudah, membuat siapa saja bisa dengan cepat memahaminya.
Dan berikut ini aturan main dalam olahraga Padel mulai dari jumlah pemain hingga peralaan.
Padel biasanya dimainkan dalam format ganda, yakni dua lawan dua. Sejumlah sumber menyebutkan tidak ada kategori tunggal dalam olahraga Padel, termasuk dalam pertandingan resmi.
Lapangan Padel memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding lapangan Tenis dengan dikelilingi dinding kaca dan pagar kawat.
Sama seperti Tenis, pemain Padel juga menggunakan raket sebagai alat pemukul, hanya saja ukurannya lebih kecil, berluang dan tidak memiliki senar.
Sedangkan bola yang digunakan dalam olahraga Padel mirip dengan bola Tenis.
Baca Juga: Momen Keseruan Aurel Hermansyah Bermain Padel Curi Perhatian Netizen dan Tuai Pujian: Body Goals…
Adapun aturan dalam permainan Padel adalah sebagai berikut:
1.Pemain berdiri di belakang garis servis saat hendak melakukan servis
2.Bola harus dipantulkan sekali ke lantai sebelum dipukul ke area servis lawan
3.Servis dilakukan dengan teknik underarm dan menyilang atau diagonal.
4.Setiap pukula harus melewati net dan memantul di lapangan sebelum mengenai dinding.
5.Pukulan dianggap keluar jika bola mengenai dinding tanpa memantul terlebih dahulu, dan lawan akan mendapatkan poin.
6.Bola hanya boleh memantuk satu kali sebelum dipukul. Jika bola memantul dua kali sebelum dipukul, lawan akan mendapatkan poin.
7.Pemain boleh membiarkan bola memantul di dindind sebelum memukul balik.