“Kenapa call out ini untuk apa gitu? Fight apa? Fight karena baper atau fight karena pengen bikin CEO lawan CEO?” ujarnya.
Rudy bahkan menyatakan bahwa jika konsepnya CEO lawan CEO, seharusnya ia bertarung melawan Ivan Tanjaya, bukan Paris Fernandes. Ia juga menuturkan bahwa Paris hanyalah seorang CEO boneka, sekaligus menyinggung peran Forlan yang disebutnya sebagai wakil dari Paris.
“Yang saya dengar juga Forlan di HSSS nggak kaya-kaya tapi bayaran kecil. Ya, jilat terus aja,” sindir Rudy.
Menanggapi tantangan Paris untuk bertanding di arena HSS, Rudy memilih mengembalikannya dengan tantangan tanding bebas ala Baku Hantam.
“Kita fight bebas. Pakai rules baku tumbuknya Baku Antam. Nggak ada waktu. Nggak ada ronde. Kalau emang Paris takut ya, sekalian sama Forlannya,” ucapnya.
“Begitu saya habisi satu, kasih saya waktu istirahat. Baru yang satu lagi masuk. Kita duel. Rulesnya bebas. Baku tumbuk ala Baku Antam. Gimana kalau seperti itu? Saya tunggu jawabannya,” tambahnya.
Dari dua belah pihak, suasana semakin memanas. Tantangan Paris yang lugas dibalas dengan sindiran tajam Rudy. Kedua figur ini memiliki basis penggemar masing-masing yang terus mendorong agar pertarungan benar-benar terjadi.
Media sosial pun menjadi arena perang kata-kata dan dukungan, di mana setiap komentar warganet ikut memperkeruh atau memanaskan situasi.
Pertarungan antara Paris Fernandes dan Rudy Golden Boy, bila terealisasi, akan menjadi salah satu laga yang paling dinanti di HSS. Dengan bumbu perseteruan yang sudah meletup di media sosial, duel ini tidak hanya akan menjadi ajang adu fisik, tetapi juga gengsi..***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!