Secara statistik, Vietnam masih lebih unggul dibanding Indonesia di level U-23. Dari sepuluh pertemuan sejak tahun 2011, Vietnam mencatat enam kemenangan atas Garuda Muda. Indonesia hanya berhasil menang tiga kali, dan satu laga berakhir imbang.
Namun, momentum kali ini berbeda. Pertandingan digelar di depan publik sendiri di Stadion Gelora Bung Karno.
Dukungan ribuan suporter diharapkan bisa memberi tambahan semangat bagi Jens Raven dan rekan-rekannya.
Pihak pelatih juga menunjukkan keyakinan tinggi menghadapi partai puncak. Mereka menargetkan kemenangan dalam waktu normal tanpa adu penalti. Mentalitas dan semangat juang para pemain jadi kunci utama.
"Final ini jadi momen penting bagi kami. Kami ingin menebus kegagalan sebelumnya," kata pelatih Vanenburg dalam kesempatan terpisah.
Gibran juga memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim sejak awal turnamen. Ia berharap para pemain bisa tampil maksimal dan membawa pulang trofi juara ke Tanah Air.
Laga final nanti tak hanya soal gengsi, tapi juga tentang kebanggaan nasional. Timnas U-23 Indonesia kini tinggal selangkah lagi menuju sejarah baru. Publik menanti apakah prediksi skor 3-0 dari Gibran akan menjadi kenyataan di malam final.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!