Erick Thohir juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang sesuai fakta serta mendukung kritikan publik yang jadi perbaikan untuk sepak bola Indonesia.
"Kalau memang ada kekurangan, silakan kritik. Tapi kalau ada yang baik, yang sedang dibangun, jangan tutup mata," ucapnya.
"Anak-anak muda yang punya mimpi bisa jadi kecewa kalau melihat sepak bola kita disebut kisruh atau korup, padahal sekarang sedang kita tata, lagi kita benahi supaya lebih baik lagi," pungkasnya.
Bukan tanpa alasan, suporter timnas Indonesia mendesak Erick Thohir untuk bisa fokus dalam perbaikan sepak bola Indonesia, mengingat keputusannya sempat menuai kontroversi seperti pemecatan mendadak Shin Tae Yong (STY).
Selain itu, warganet juga menyoroti banyaknya pejabat negara merangkap jabatan yang menuai kritik karena memicu adanya konflik kepentingan, penyalahgunaan wewenang, hingga penurunan kinerja, dan hilangnya kepercayaan publik terhadap pemerintah Indonesia.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini