SketsaNusantara.id – Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong (STY) kembali ramai jadi sorotan publik usai dijatuhi sanksi berat dari Korea Selatan.
Belakangan ini, Shin Tae-yong dikabarkan menerima hukuman larangan beraktivitas menjadi pelatih sepak bola di Korea Selatan selama 10 tahun.
STY secara resmi menerima tindakan disiplin dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) menyusul kontroversi hingga dikaitkan seputar perilakunya yang dinilai tidak pantas terhadap para pemain Ulsan HD.
Menurut informasi yang dihimpun SketsaNusantara.id dari situs Nate Sports, diketahui bahwa Komite Disiplin KFA baru-baru ini mengadakan pertemuan dan menyetujui keputusan disiplin terhadap Shin Tae Yong.
Meski detail spesifik hukuman belum diumumkan secara resmi, beberapa media setempat mengabarkan bahwa STY akan menerima sanksi disiplin berupa penangguhan hingga larangan melatih secara klub sepak bola di Korea Selatan.
Bahkan, dalam sejumlah pemberitaan, STY juga berpotensi menghadapi pengusiran permanen dari lingkungan sepak bola Korea apabila kembali melakukan pelanggaran serupa.
Sanksi tersebut diduga bermula dari keterkaitan sejumlah kontroversi ketika Shin Tae Yong menjadi pelatih klub sepak bola Ulsan HD.
Sebelumnya, STY memang pernah melatih klub tersebut selama 65 hari hingga akhirnya diberhentikan pada bulan Agustus 2025 lalu.
Pencopotan tersebut diduga karena adanya dugaan tindakan kekerasan dengan salah satu pemain Ulsan HD, hingga beredar isu mengenai aktivitas sang pelatih yang tak mendampingi tim saat berlaga di lapangan.
Tak hanya itu, sebelumnya juga beredar video viral yang menunjukkan sang pelatih terlihat menampar pemain bek tengah Jung Seung Hyun, yang kemudian memicu kecaman keras dari para penggemar.
Sejumlah pemberitaan masif mengenai Shin Tae Yong kemudian mendapat respon dari Pusat Etika Olahraga yang berada di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.
KFA kemudian menggelar rapat untuk menentukan bentuk tindakan disiplin yang akan dijatuhkan terhadap sang pelatih.