SketsaNusantara.id – Hingga saat ini PSSI belum mengumumkan secara resmi siapa pengganti Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas.
Namun belakangan, isu bahwa Timnas akan dilatih oleh John Herdman semakin menguat.
Namun rupanya, rencana PSSI untuk menunjuk John Herdman sebagai juru taktik baru Timnas Indonesia mendapat sorotan tajam dari media Eropa.
Media yang berbasis di Swiss, The International Window di akun X@windowintlpod yang secara terbuka menyebut langkah ini sebagai sebuah blunder kedua bagi Indonesia.
Media ini menganggap bahwa mengambil Herdman sebagai pelatih Timnas merupakan pengulangan kesalahan yang sama oleh federasi sepak bola Indonesia.
Kritik ini muncul setelah nama John Herdman, mantan pelatih Timnas Kanada, mencuat sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Patrick Kluivert yang baru saja dipecat akibat kegagalan membawa skuad Garuda melaju lebih jauh di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Garuda Putra Kembali ke Jalur Kemenangan, Timnas Futsal Indonesia Jaga Asa Emas SEA Games 2025
Media Swiss tersebut menilai bahwa PSSI tidak belajar dari kegagalan era Kluivert hingga berakhir pemecatan.
Mereka menyebut bahwa Indonesia melakukan pemilihan pelatih hanya berdasarkan profil mentereng tanpa mempertimbangkan kecocokan metode dengan karakter sepak bola Asia Tenggara dan kebutuhan teknis jangka panjang.
"Ini adalah penunjukan buruk lainnya dari Indonesia. Dua kali berturut-turut, mereka seolah tidak bisa keluar dari masalah mereka sendiri," tulis akun resmi media tersebut.
Menurut media tersebut, meski Herdman memiliki prestasi membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, media tersebut meragukan kemampuannya untuk memberikan dampak instan bagi Indonesia.
PSSI dalam hal ini dinilai terlalu terpaku pada nama-nama besar di zona CONCACAF atau Eropa, namun seringkali gagal dalam tahap adaptasi budaya dan teknis.
Herdman dianggap lebih sebagai motivator hebat daripada seorang jenius taktik yang mampu mengubah pola permainan tim secara fundamental dalam waktu singkat.
Artikel Terkait
Ivar Jenner Tampak Sangat Kecewa Usai Timnas Kalah dari Filipina: Ekspresi Frustrasi di Laga Perdana SEA Games 2025
Asnawi Mangkualam Angkat Suara Soal Isu Kapten Timnas: Klarifikasi Panjang Hentikan Bola Liar Setelah Pernyataan Exco PSSI
Kevin Diks Ungkap Alasan Tak Gunakan Bahasa Belanda di Timnas: Kami Harus Bersama-Sama
Nyaris Berujung Bentrok di BRI Super League 2025/26, Yance Sayuri dan Marc Klok Akhirnya Berdamai: Emosi Sesaat yang Ditutup Sportivitas Rekan Timnas
Jay Idzes Curi Sorotan di San Siro, Kapten Timnas Indonesia Bawa Sassuolo Raih Poin Berharga