SketsNusantara.id - Gejolak kembali mengguncang tubuh sepak bola nasional. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi mengakhiri kerja sama dengan Indra Sjafri menyusul kegagalan Timnas Indonesia U-22/U-23 di ajang SEA Games 2025.
Keputusan tersebut diumumkan secara terbuka dan menjadi sorotan luas publik sepak bola Tanah Air.
Dilansir SketsaNusantara.id dari informasi pemecatan yang diunggah oleh akun Facebook GOAL Indonesia.
Baca Juga: Gagal Raih Puskas Awards 2025, Rizky Ridho Tetap Bangga dan Banjir Dukungan Publik
“Diberhentikannya Indra Sjafri dan mundurnya Sumardji baru-baru ini menambah panjang daftar posisi lowong di tubuh Timnas Indonesia,” tulis caption unggahan tersebut.
Garuda Muda yang berstatus juara bertahan dan unggulan medali emas justru tampil di bawah ekspektasi. Kekalahan mengejutkan 0-1 dari Filipina pada laga pembuka menjadi pukulan telak.
Meski sempat bangkit dengan kemenangan 3-1 atas Myanmar, Indonesia tetap gagal melaju ke semifinal karena kalah selisih produktivitas gol dari Malaysia yang lolos sebagai runner-up terbaik. Timnas U-22 hanya mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan fase grup.
Tak hanya dicopot dari jabatan pelatih kepala Timnas SEA Games, Indra Sjafri juga diberhentikan dari posisinya sebagai Direktur Teknik PSSI.
Langkah ini menandai berakhirnya peran panjang Indra dalam pembinaan usia muda yang selama ini identik dengan namanya.
Situasi semakin kompleks setelah Sumardji secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Manajer Timnas Indonesia dan Timnas U-23.
Pengunduran diri ini membuat posisi manajer tim nasional kembali kosong. Dengan mundurnya Sumardji, PSSI menyerahkan sepenuhnya keputusan penunjukan manajer baru kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, demi menjaga stabilitas dan kesinambungan organisasi.
Unggahan visual GOAL Indonesia bertajuk “Loker Timnas” menjadi refleksi nyata kondisi terkini. Dalam grafis tersebut, terlihat sejumlah posisi strategis belum terisi.
Artikel Terkait
Nyaris Berujung Bentrok di BRI Super League 2025/26, Yance Sayuri dan Marc Klok Akhirnya Berdamai: Emosi Sesaat yang Ditutup Sportivitas Rekan Timnas
Menuntaskan 30 Kilometer dengan Luka yang Tak Sembuh, Kisah Daudy Yusuf di Trail Siksorogo Jadi Simbol Keteguhan Melawan Batas Diri
Asnawi Mangkualam Kartu Kuning Kedua, Laga Buriram United vs Port FC Ricuh di Thai League
Ketika Sepak Bola Melampaui Lapangan, Maarten Paes dan Dean James Berdiri Bersama Korban Bencana di Sumatra
Jay Idzes Curi Sorotan di San Siro, Kapten Timnas Indonesia Bawa Sassuolo Raih Poin Berharga
dr Tirta Rayakan Kemenangan Liverpool dengan Cara Tak Biasa, Leg Day hingga Renang Malam Hari