SketsaNusantara.id - Bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang memantik kepedulian dari berbagai pihak.
Salah satu perhatian besar datang dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui komunitas Hantam Bola Indonesia.
Inisiatif tersebut tidak hanya membantu korban terdampak secara langsung, tetapi juga menyentuh sisi emosional masyarakat setempat yang menyambutnya dengan rasa haru dan solidaritas lintas budaya.
Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram @hantambolaindonesia, dijelaskan bahwa donasi yang terkumpul berasal dari masyarakat pecinta sepak bola dan disalurkan langsung ke lokasi bencana.
“Alhamdulillah teman-teman, donasi yang @hantambolaindonesia buka beberapa waktu lalu ternyata ikut di-notice coach @shintaeyong777 dan beliau serta Jeje @jeongseokseo langsung gercep dan ikut serta memberikan bantuan via HBI,” tulis akun tersebut.
Lebih lanjut, dalam caption yang sama ditegaskan bahwa pada hari tersebut tim HBI telah turun langsung ke lapangan.
“Hari ini tim HBI @tentangbola.id sudah turun ke Aceh Tamiang untuk salurkan bantuan kepada masyarakat,” tulis pengelola akun.
Kalimat ini menegaskan bahwa bantuan tidak berhenti pada penggalangan dana semata, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.
Aceh Tamiang sendiri menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir bandang. Sejumlah rumah terendam lumpur, fasilitas umum rusak, dan aktivitas warga lumpuh sementara.
Baca Juga: Jay Idzes Curi Sorotan di San Siro, Kapten Timnas Indonesia Bawa Sassuolo Raih Poin Berharga
Dalam kondisi tersebut, kehadiran relawan dan bantuan logistik menjadi sangat krusial bagi proses pemulihan awal masyarakat.
Unggahan lain dari akun yang sama menampilkan momen warga setempat bersama relawan dengan membawa poster bertuliskan ucapan terima kasih kepada Shin Tae-yong.
Artikel Terkait
Bungkam Persebo Muda Bondowoso 3 Gol Tanpa Balas, Persid Jember Merangsak Naik ke Puncak Klasemen Grup H Liga 4
Persib Bandung Bersiap Tambah Amunisi Jelang 16 Besar ACL 2, Nama Maarten Paes hingga Joey Pelupessy Mencuat
Nyaris Berujung Bentrok di BRI Super League 2025/26, Yance Sayuri dan Marc Klok Akhirnya Berdamai: Emosi Sesaat yang Ditutup Sportivitas Rekan Timnas
Menuntaskan 30 Kilometer dengan Luka yang Tak Sembuh, Kisah Daudy Yusuf di Trail Siksorogo Jadi Simbol Keteguhan Melawan Batas Diri
Asnawi Mangkualam Kartu Kuning Kedua, Laga Buriram United vs Port FC Ricuh di Thai League
Ketika Sepak Bola Melampaui Lapangan, Maarten Paes dan Dean James Berdiri Bersama Korban Bencana di Sumatra