SketsaNusantara.id - Aksi besar yang dilakukan kelompok suporter sepak bola tanah air, Ultras Garuda, kembali menjadi sorotan publik setelah mereka menggelar aksi protes dengan tuntutan Revolusi Total PSSI.
Aksi ini tergambar jelas dalam unggahan terbaru akun Instagram @ultrasgarudaofficial, yang memperlihatkan barisan massa membawa poster, spanduk, dan tulisan seruan perubahan di lingkungan federasi sepak bola nasional.
Dalam unggahan foto pertama, tampak dinding yang dipenuhi poster bertuliskan tuntutan seperti “Revolusi PSSI,”, “Tanpa Hati Lebih Baik Pergi,” dan berbagai kritik lain terhadap federasi.
Baca Juga: Rizky Ridho Cetak Sejarah! Gol Setengah Lapangan Masuk Nominasi FIFA Puskas Award 2025
“REVOLOSI PSSI !!! Sore ini kami bergerak bersama menyampaikan hak kami sebagai supporter sepak bola tanah air sebagai bentuk rasa kekecewaan kami terhadap Federasi sepak bola di tanah air,” tulis akun resmi Ultras Garuda yang dikutip oleh SketsaNusantara.id pada Jumat, 14 November 2025.
“Masih pantaskah kalian berdiam diri diatas sana bahwa kalian telah gagal membawa sepak bola tanah air ini dimata dunia,” tambahnya.
“Mungkin kami sebagian kecil orang-orang yang tidak ingin melihat sepak bola di tanah air ini perlahan hancur,” tulis lagi akun @ultrasgarudaofficia pada unggahan yang lain.
“Jika kesalahan tidak lagi bisa dipertanggung jawabkan dan suara-suara kami tidak di dengar, tak ada jalan lain selain kata REVOLUSI TOTAL PSSI !!!” tegasnya menunjukkan kekecewaan pada manajemen federasi.
Aksi dalam video memperlihatkan barisan massa memegang spanduk besar bertuliskan REVOLUSI PSSI, dengan latar suasana protes yang padat, menunjukkan skala aksi yang besar dan terorganisir.
Di balik aksi tersebut, tersirat ulang pengingat terhadap pernyataan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang sebelumnya pernah menyatakan bahwa dirinya bersedia mundur jika diminta oleh publik atau jika ia dianggap gagal. Dalam konteks aksi ini, muncul pertanyaan besar dari para suporter.
Apakah Erick Thohir akan menepati ucapannya dan mundur jika tekanan publik terus meningkat?
Di lapangan, seruan Erick Thohir Out terdengar jelas dari para peserta aksi. Walaupun tidak tertulis dalam caption, momentum aksi diunggahan tersebut memperlihatkan bahwa tuntutan bukan lagi sekadar reformasi organisasi, melainkan perubahan total kepemimpinan.
Artikel Terkait
Petaka di Akhir Laga! Calvin Verdonk Dikartu Merah Hanya Delapan Menit Setelah Masuk, Lille Pulang Tanpa Poin dari Strasbourg
Gol Solo Run Spektakuler Dean James Bikin Feyenoord Terkejut, Wingback Timnas Indonesia Raih Rating Tertinggi di Eredivisie!
Timnas Indonesia U-17 Ukir Sejarah di Piala Dunia U-17! Menang atas Honduras di Hari Pahlawan, Masih Ada Asa Tipis Lolos ke Babak 16
Dean James Ukir Sejarah di Eredivisie! Bek Sayap Timnas Indonesia Masuk Tim Terbaik Pekan Ini dan Cetak Gol Spektakuler
Sandy Walsh Kembali Merumput Bersama Buriram United, Meski Tim Alami Kekalahan Perdana di Liga Thailand