SketsaNusantara.id - Dunia olahraga Indonesia diselimuti duka mendalam atas berpulangnya Naufal Takdir Al Bari.
Naufal merupakan seorang atlet senam (gimnastik) nasional, yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional (Pelatnas) di Penza, Rusia.
Ia adalah seorang atlet berbakat yang lahir di Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah tahun 2006 yang diberitakan meninggal dunia pada Kamis, 25 September 2025 setelah mengalami cedera serius saat sesi latihan.
Naufal yang baru berusia 19 tahun, dikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit G.A. Zakharyin, Penza, Rusia, usai menjalani perawatan intensif selama 12 hari.
Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Federasi Gimnastik Indonesia dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur.
"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Atlet nasional putra kita Naufal berpulang ke Rahmatullah. Naufal merupakan atlet muda berbakat, dan sosok yang baik. Gimnastik Indonesia kehilangan putra terbaik bangsa," ujar Ketua Gimnastik Indonesia, Ita Yuliati, melalui akun resmi federasi @gymnastics.indonesia dilansir SketsaNusantara.id.
Dalam keterangan tertulisnya Ita Yuliati menyebutkan bahwa kepergian Naufal merupakan pukulan dan duka yang mendalam bagi federasi.
Naufal yang merupakan atlet potensial untuk ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand dan ia alami kecelakaan saat sesi latihan.
Menurut keterangan dari Direktur Istana Olahraga Burtasy di Penza, Oleg Minkarsky, insiden tragis yang menimpa Naufal terjadi saat ia sedang berlatih di alat palang horizontal.
Ia disebut mengalami cedera parah saat melakukan latihan palang horizontal di mana ia terjatuh dengan posisi yang tidak nyaman ke dalam lubang berisi busa.
Usai insiden ia segera dilarikan ke rumah sakit, namun setelah berjuang selama hampir dua minggu, nyawanya tak tertolong.
Artikel Terkait
Erick Thohir Resmi Jadi Menpora, Netizen Ramai Titip Pesan untuk Perhatian Cabang Olahraga
Harapan Juara Sirna di Laga Pamungkas, Timnas Futsal Indonesia Harus Puas Jadi Runner-up AQUA Four Nations Cup 2025
Emil Audero Bawa Cremonese Tak Terkalahkan Hingga Pekan ke-4 Serie A, Catat Dua Clean Sheet Beruntun
Erick Thohir Tegaskan Peran sebagai Pengayom Bukan Pemimpin saat Bahas Persiapan Sea Games Bersama KOI