Kamis, 4 Juni 2026

Saat yang Lain Pulang ke Liga Indonesia, Sulthan Zaky Malah Abroad: Apa yang Membuat Kamboja Jadi Pilihan Menarik?

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 13:00 WIB
Tangkapan layar Sulthan Zaky ketika berseragam Timnas Indonesia.  (Instagram/sulthanzky)
Tangkapan layar Sulthan Zaky ketika berseragam Timnas Indonesia. (Instagram/sulthanzky)

 

SketsaNusantara.id – Di tengah tren pemain muda Timnas Indonesia yang memilih kembali ke tanah air dan memperkuat klub-klub Liga 1, langkah Sulthan Zaky Pramana Putra Razak justru berlawanan arah. Pemain berusia 19 tahun itu resmi dipinjamkan oleh PSM Makassar ke klub asal Kamboja, MOI Kompong Dewa FC.

Meski tidak bergabung secara permanen, keputusan PSM untuk melepasnya ke luar negeri dinilai sebagai langkah baik dengan memberi kesempatan bagi sang pemain untuk berkembang di level liga yang lebih tinggi.

Dibandingkan dengan Liga 1 Indonesia yang kini dikenal sebagai Super League kompetisi Cambodian Premier League dinilai memiliki level yang sedikit lebih unggul.

Baca Juga: Klarifikasi Oki Rengga Usai Videonya Marahi Suporter saat Laga Timnas VS Vietnam di GBK Viral: Gara-gara Mereka...

Oleh karena itu, kepindahan Zaky ke Kamboja dianggap sebagai peningkatan jenjang karier yang jarang ditempuh pemain muda seusianya.

Di sisi lain, tren kembalinya pemain muda ke kompetisi domestik tengah ramai dibicarakan. Beberapa nama yang kembali merumput di tanah air antara lain Ronaldo Kwateh yang kini berseragam Semen Padang FC, Rafael Struick yang memperkuat Dewa United, serta Jens Ravens yang resmi direkrut Bali United.

Ketiganya sebelumnya sempat berkarier di luar negeri namun memutuskan untuk pulang kampung dan membela klub-klub BRI Super League musim ini.

Baca Juga: Achmad Maulana Syarif Persembahkan Medali untuk Almarhum Ayahnya Usai Timnas Indonesia Raih Runner Up ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025

Dalam situasi yang berbanding terbalik, Zaky justru memilih untuk menjajal tantangan baru di MOI Kompong Dewa FC, klub barunya di Kamboja.

Zaky sendiri sebelumnya sempat tampil untuk Timnas Indonesia U-20 di berbagai ajang internasional. Kecepatan, duel satu lawan satu, dan kemampuan membaca ruang menjadi keunggulan utamanya sebagai bek tengah.

Baca Juga: Jadi Top Skor tapi Dihujat? Begini Netizen Serang Jens Raven Usai Timnas Kalah di Final ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025

Keputusan PSM Makassar meminjamkan bek muda potensial, Sulthan Zaky ke klub Kamboja pun menuai banyak pujian dari netizen.

Dilansir SketsaNusantara.id dari unggahan Instagram resmi @psm_makassar, banyak komentar netizen yang menilai langkah tersebut menunjukkan ambisi dan keberanian Zaky sebagai pemain muda.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X