Kata Paltima dan Izamel dalam scene tersebut diduga merupakan plesetan dari Palestina dan Israel.
Hal ini membuat publik marah lantaran dalam episode terakhir When The Phone Rings disebutkan Palestina melakukan serangan udara di Israel.
Sementara yang terjadi pada dunia nyata adalah Israel menyerang Palestina.
Selain boikot dan larangan menonton When The Phone Rings, netizen juga menyerukan untuk memberikan rating jelek untuk drama yang dirilis pada 22 November 2024 lalu.
Netizen menuding, dugaan propaganda tersebut sengaja diletakkan pada episode terakhir yang memang ditunggu-tunggu para penggemarnya.
“Hadeh, zionis zionis sengaja banget nyimpen scene nyindir konflik yang lagi rame di episode terakhir. Karena kalau di episode tengah, bakal langsung rame diboikot. Banyak yang bakal ogah ngelanjutin nonton ini drakor,” cuit akun X@tanyarlfes.
Selain itu, publik juga menuntut sutradara, produser hingga penulis skenario When The Phone Rings untuk menghapus scene tersebut.
Dikutip dari Koreaboo, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait perihal kecaman hingga tuntutan netizen tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!