showbiz

Apa itu Culture Shock? Inilah yang Dialami Happy Salma Usai Menikah dengan Keturunan Bangsawan Bali, Bisa Berpengaruh pada Kesehatan Mental?

Senin, 23 Desember 2024 | 19:30 WIB
Potret Happy Salma yang hidup bahagia dengan keluarga kecilnya di Bali meski awalnya sempat mengalami culture shock usai menikah dengan suami (Instagram/happysalma)

Dukungan sosial dari teman, keluarga, atau komunitas sekitar sangat penting untuk membantu individu melalui proses adaptasi ini.

Baca Juga: Terngakak! Anak Daus Mini Parodikan Tingkah Agus Buntung Pria Asal NTB, Netizen Langsung Berlomba-Lomba Sumbang Komentar

Seperti yang dialami Happy Salma, ia mengaku sempat terkejut dengan adanya sistem kasta di Bali, yang merupakan hal yang belum pernah ditemui sebelumnya selama tinggal di Jawa Barat.

Kasta di Bali sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan ritual masyarakat Bali, termasuk dalam pernikahan dan hubungan keluarga.

Selain itu, Happy juga menyadari bahwa perbedaan budaya ini cukup kompleks, meskipun ia menikah dengan seseorang yang berasal dari Indonesia.

Baca Juga: Pakai Gaun Putih, Pakaian Gisella Anastasia saat Berkunjung ke Rumah Jessica Iskandar Dirujak Netizen: Baju Kode

Happy Salma menyadari bahwa meskipun Indonesia adalah negara dengan satu kesatuan, namun ada beragam budaya, adat, dan tradisi yang sangat bervariasi antar daerah.

Happy mengaku merasa syok pada awalnya, namun seiring berjalannya waktu, ia bisa beradaptasi dengan mempelajari dan menerima perbedaan budaya yang menyebutnya sebagai "pengalaman seru" dalam hidupnya karena sedari awal sudah tertarik dengan adat.

Culture shock sendiri sering kali terjadi ketika seseorang mengalami adanya perbedaan bahasa, norma sosial, sistem kepercayaan, hingga perbedaan keyakinan dalam cara hidup sehari-hari.

Baca Juga: Berbeda, Yusuf Ivander Anak Inul Daratista Spill Uang Jajan Tak Sampai Rp50 Ribu! Kenzy Taulany Kena Senggol Netizen

Proses adaptasi terhadap budaya baru memerlukan waktu dan keterbukaan untuk menerima nilai-nilai yang berbeda. Meskipun sempat merasa syok, namun dengan dukungan sang suami dan keluargaya, Happy Salma akhirnya dapat menyesuaikan diri dan belajar untuk menghargai kekayaan budaya Bali.

Pengalaman Happy Salma ini mengingatkan kita bahwa perbedaan budaya yang ada di Indonesia sangatlah luas dan penuh warna.

Setiap individu harus bisa beradaptasi dan memiliki rasa saling menghormati perbedaan kebudayaan antar daerah untuk dapat hidup harmonis dalam negeri dengan keragaman budaya seperti di Indonesia.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Tags

Terkini