SketsaNusantara.id - Belakangan ini, water birth menjadi perbincangan hangat usai Nikita Willy memilih untuk menggunakan metode persalinan tersebut saat melahirkan anak keduanya.
Water birth adalah metode melahirkan dengan berendam dalam air hangat selama proses persalinan. Metode ini dianggap membantu ibu merasa lebih rileks, mempercepat persalinan, dan meminimalkan penggunaan analgesik.
Di negara-negara maju, seperti Inggris dan Amerika Serikat, metode ini sudah banyak diterapkan bagi ibu hamil dengan didampingi dokter spesialis dan protokol ketat.
Metode persalinan water birth kini juga semakin dikenal di Indonesia, terutama setelah beberapa publik figur memilih untuk melakukan prosedur ini untuk membantu mengurangi rasa sakit selama menjalani proses lahiran.
Namun, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia belum merekomendasikan water birth karena dinilai terlalu berisiko terhadap kesehatan bayi yang berdampak signifikan pasca kelahiran.
Dilansir SketsaNusantara.id dari jurnal berjudul "Guideline for a Safe Water Birth", metode persalinan ini memang dapat mempermudah proses persalinan karena melahirkan dalam air dapat membuat ibu lebih mudah untuk mengejan dalam posisi duduk atau jongkok sehingga memungkinkan untuk membuat proses persalinan menjadi lebih singkat.
Selain itu, persalinan dengan metode water birth dapat mengurangi rasa nyeri selama proses persalinan dan mengurangi resiko pendarahan yang menjadi salah satu daya tarik ibu hamil ingin menggunakan proses persalinan ini.
Melahirkan di dalam air hangat menjadikan tubuh ibu menjadi lebih rileks dan bisa bernapas dengan lebih teratur. Air hangat juga dapat membuat otot-otot rileks sehingga tubuh terasa lebih ringan dan mampu meredakan nyeri kontraksi.
Namun, Kementerian Kesehatan atau Kemenkes RI belum merekomendasikan water birth karena khawatir air yang digunakan tidak steril dan berisiko menyebabkan infeksi pada bayi yang baru lahir.
Meski memiliki kelebihan, melahirkan dengan metode water birth juga dinilai terlalu beresiko.
Menggunakan metode melahirkan di dalam air hangat atau water birth, selalu ada risiko tenggelam karena kemungkinan bayi yang baru lahir akan mengalami kekurangan oksigen.