SketsaNusantara.id - Suasana dramatis terjadi di ruang sidang Pengadilan Negeri Cibinong, Bogor, Kamis 18 November 2024.
Tangis Cut Intan Nabila pecah saat video kekerasan diputar. Video tersebut memperlihatkan momen tragis dalam rumah tangganya dengan Armor Toreador.
Ibu 3 anak tampak tampak berusaha tegar meski terpukul. Ia berharap bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk sidang-sidang berikutnya.
Namun, ketegangan di ruang sidang tak berhenti di situ. Kuasa hukum Cut Intan, Ana Sofa Yuking, menyampaikan kekecewaan mendalam.
Ia merasa pihak terdakwa terlalu bertele-tele dan kurang menunjukkan empati.
Ana juga mengaku sempat emosi karena pihak Armor menanyakan hal yang tidak ada kaitannya dengan kejadian yang dialami Cut Intan.
"Terus terang, saya tadi sempat emosi. Pihak sana menanyakan sesuatu yang tidak ada korelasinya sama sekali dengan peristiwa yang dialami oleh klien saya sebagai korban," kata Ana.
Ia menilai pertanyaan pengacara Armor tidak relevan dengan kasus ini. Sikap itu dianggap memperburuk penderitaan kliennya.
Di sisi lain, pengacara Armor Toreador, Irawan Syah, justru mempersoalkan bukti video. Ia menganggap 5 video yang diputar tak cukup valid sebagai barang bukti.
Ana juga menilai sikap kuasa hukum Armor kurang bijak. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dinilai tak memiliki hubungan langsung dengan kejadian KDRT.
Kasus ini menarik perhatian masyarakat beberapa waktu lalu, terutama perempuan di berbagai kota. Dukungan untuk Cut Intan mengalir deras di media sosial.