SketsaNusantara.id - Isa Zega masih santer jadi perbincangan publik lantaran dituding menistakan agama Islam hingga cekcok dengan Nikita Mirzani.
Transgender yang kerap dipanggil Mami Online ini dituding menistakan agama karena memakai hijab hingga cadar saat melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci.
Anggota DPR Mufti Anam lantas mendesak Isa Zega untuk segera dipenjarakan karena telah melecehkan agama Islam dengan memakai busana wanita saat umroh yang tidak sesuai dengan kodrat aslinya sebagai laki-laki.
"Isa Zega ini aslinya bernama Sahrul, dia transgender yang awalnya laki-laki lalu merubah penampilannya jadi perempuan," kata Mufti Anam dalam akun TikTok @mufti.anam.
"Bahkan dia sudah pernah umroh 3 kali, pakai hijab dan cadar ke tanah suci, ini adalah bagian dari penistaan agama dan melanggar hukum dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," pungkasnya.
Tudingan penistaan agama ini juga disampaikan Nikita Mirzani agar tak ada lagi orang yang menistakan agama islam seperti yang dilakukan Isa Zega, apalagi si Mami Online ini sudah melakukannya 3 kali.
"Tolong lah bapak anggota dewan, ini Isa Zega udah 3 kali lho, umroh pake hijab di tanah suci masuk shaf perempuan, sekamar pula sama laki-laki," ungkap Nikita Mirzani melalui stories instagram @nikitamirzanimawardi_172 yang diunggah pada hari Selasa, 19 November 2024.
"Kalau ada nama lain selain penistaan agama apa yah. Ini sih parah banget kalau sampai gak dipenjara. Gak tau negara Indonesia ini gimana kalau kaya gini dibiarkan, masa kalah sama waria,” tandasnya.
Di sisi lain, Isa Zega sendiri tak terima dengan tudingan menistakan agama. Transgender yang memanggil namanya dengan Mami Isa ini ikut sentil Nikita Mirzani (Nikmir) yang dulu pernah melecehkan bacaan sholat.
"Selama ini aku diam ya, bukan karena apa, karena aku ingun fokus dengan ibadah umroh gak pengen menanggapi apapun, tunggu aja setelah semuanya selesai, akan aku buka semuanya," kata Isa Zega sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari stories di akun instagram @zega_real yang diunggah pada hari Kamis, 21 November 2024.