showbiz

25 Tahun Dian Sastro Berkarya Dirayakan di JAFF Jogja, Ada Kejutan buat Para Penggemar AADC

Minggu, 10 November 2024 | 06:24 WIB
25 tahun Dian Sastro Berkarya akan jadi pencuri perhatian di JAFF tahun ini. (Instagram.com/therealdisastr)

SketsaNusantara.id - Festival film JAFF (Jogja-Netpac Asian Film Festival) tahun ini akan menghadirkan perayaan 25 tahun Dian Sastro dalam berkarya.

Festival ini menampilkan retrospektif karya-karya Dian, termasuk film dan proyek-proyek unik yang jarang ditayangkan.

Dalam rangkaian program spesial ini, penggemar dapat menikmati perjalanan kariernya, dari film legendaris "Ada Apa dengan Cinta?" (AADC) hingga proyek-proyek baru.

Baca Juga: Beby Tsabina Kena Nyinyir Publik Imbas Nikah dengan Rizki Natakusumah: Ngikutin Jejak Senior Dian Sastro

Selain menyoroti perannya di layar, acara ini juga memberi pandangan tentang kontribusi Dian dalam mendukung dan mengembangkan industri perfilman di Indonesia.

Melalui unggahan akun Instagramnya, Dian Sastro memberikan sedikit bocoran tentang pemutaran khusus karya-karyanya di festival film tersebut.

Di acara JAFF yang akan digelar mulai tanggal 30 November hingga 7 Desember 2024, para penggemar film AADC akan kembali merasakan sensasi menonton di layar bioskop.

Baca Juga: Ingin Go Internasional, Raline Shah Ceritakan Perjuangannya Berkarir Jadi Aktor di Amerika hingga Nyaris Main Film 'Crazy Rich Asians'

Selain itu, ada 3 film pendek lain yang ditulis serta disutradarai oleh Dian Sastro dan akan turut ditayangkan di festival tersebut.

"Selain AADC? Aku seneng banget karena 3 film pendek yang aku tulis dan sutradarai juga akan diputar," tulisnya di akun @therealdisastr, Sabtu 9 November 2024.

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs JAFF-filmfest.org, ketiga film itu adalah Daybreak, Kotak, dan Qurantine Tales-Nougat.

Baca Juga: Raline Shah Sebut 2 Hal Ini yang Nggak Pernah Dirasakannya dari Kecil Sampai Jadi Artis, Kalau Jatuh Cinta Sering?

Tema JAFF ke-19 tahun ini adalah Metanoia dengan sejumlah titik pemutaran film yaitu Empire XXI, LPP Yogyakarta dan Artotel Sweet Bianti.

Tema tersebut bermakna adanya perubahan pikiran dan refleksi terhadap apa yang sudah dilakukan dengan menghadirkan perubahan yang berpengaruh terhadap sinema.

Halaman:

Tags

Terkini