SketsaNusantara.id - Sandra Dewi akui tak pernah dibelikan tas oleh suaminya, deretan tas branded yang telah disita polisi merupakan hasil kerja kerasnya sendiri.
Sandra Dewi untuk pertama kalinya dipanggil sebagai saksi dalam sidang kasus mega korupsi Harvey Moeis yang bernilai fantastis hingga Rp. 300 Triliun.
Selain itu, sebagai istri, Sandra Dewi rupanya diketahui memiliki tabungan puluhan milyar di rekeningnya serta kepemilikan unit apartemen, deretan mobil mewah, tas branded hingga pesawat jet pribadi.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPAS TV, rekening fantastis di salah satu tabungannya yang nilainya hingga Rp. 33 Milyar serta ratusan juta di rekening-rekening lainnya tak diakui olehnya hasil dari pencucian uang yang dituduhkan.
Terkait koleksi 88 tas mewah yang kini sudah disita kepolisian dan dianggap sebagai barang hasil pencucian uang Harvey Moeis juga diakuinya merupakan miliknya pribadi sejak bekerja tahun 2024 di dunia keartisan sebagai endorse.
"Di tahun 2012 saya memulai endorsment yaitu suatu bentuk periklanan yang menggunakan sosok terkenal untuk mempromosikan barang," jelasnya.
Menurut Sandra pada tahun 2014 diakuinya ada 23 toko tas branded di Indonesia yang mengendorse nya dengan memberikannya tas.
Tas yang didapat dari endorse itu kemudian akan di promosikan olehnya di media sosialnya yang memiliki 24,2 juta followers.
Sehingga dari sana, Sandra akui ia sebelumnya memiliki ratusan tas dan sudah laku terjual hingga tersisa 88 buah yang kemudian disita oleh polisi.
"Saksi saya banyak bahwa tas-tas ini tidak dibeli oleh suami saya karena suami saya tahu saya sudah mendapatkan tas-tas ini dari tahun 2014," jelas Sandra Dewi terkait koleksi tas-tas mewahnya.
Menurutnya tas-tas branded yang saat ini ada di tangan polisi tersebut bukan tas pembelian suaminya namun ia dapatkan sendiri dari hasi bekerja.***