SketsaNusantara.id - Belum lama ini, YG Entertainment mengumumkan 2NE1 akan menggelar konser pada 5 dan 6 Oktober mendatang di Korea.
Konser yang bertajuk “Welcome Back” ini seolah melambangkan kembalinya girl grup generasi kedua ini.
Konser ini akan menjadi pertunjukan live pertama 2NE1 sejak YG Entertainment tiba-tiba membubarkan grup tersebut pada tahun 2016 silam.
Baca Juga: Lesti Kejora Hamil Anak Kedua, Reaksi Rizky Billar Jadi Sorotan Netizen
Sejak penampilan kejutan mereka di Coachella 2022, 2NE1 seolah membuktikan dominasi abadi mereka di industri K-pop, dan meninggalkan kesan mendalam di panggung global.
Oleh karena itu, segera setelah konser comeback diumumkan, permintaan tiket konser 2NE1 pun melonjak drastis.
Setelah dua konser tersebut, 2NE1 akan memulai tur global yang akan berlangsung hingga tahun 2025 mendatang, sebagaimana dilansir SketsaNusantara.id dari laman Kbizoom.
Baca Juga: Sosok Inisial T Belum Terungkap, Bareskrim Polri Akan Kembali Panggil Benny Ramdhani 1 Agustus!
Dengan kembalinya 2NE1, YG Entertainment satu-satunya perusahaan hiburan yang mengelola girl grup dari tiga generasi berbeda.
2NE1 (generasi ke-2), BLACKPINK (generasi ke-3), dan BABYMONSTER (generasi ke-5).
Meskipun hal ini mungkin membuat sebagian penggemar bersemangat, ada juga kekhawatiran mengenai pertumbuhan perusahaan.
Baca Juga: Siapa Bong Swi Hoo? Wali Asal Tionghoa yang Turut Menyebarkan Agama Islam, Benarkah Sunan Ampel?
Pasalnya, laporan mengungkap bahwa laba operasional YG Entertainment pada kuartal kedua tahun ini turun 98,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Alasan utamanya adalah absennya grup-grup top mereka, BIGBANG dan BLACKPINK yang meninggalkan celah terlalu besar untuk diisi oleh grup pendatang baru seperti BABYMONSTER.