SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, perusahaan HYBE sedang berusaha mengungkap seorang pengguna identitas pengguna X yang diduga telah menyebarkan rumor buruk.
Rumor buruk yang disebar oleh pengguna X itu berkaitan dengan Le Sserafim dan BTS yang merupakan artis di bawah naungan HYBE Entertainment.
Tetapi, HYBE harus menghadapi kesulitan saat berusaha untuk mengungkapkan pengguna tersebut dan mengalami hambatan hukum di Amerika Serikat.
Baca Juga: Profil Lettu Muhammad Fardhana, TNI yang Batal Menikah dengan Ayu Ting Ting
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun instagram @panncafe, Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara California menyatakan bahwa mereka menolak membantu demi mengetahui informasi pribadi pengguna akun X dengan username @guiltyarchive.
Akun tersebut diduga telah menyebarkan informasi palsu yang menghubungkan pembentukan girl grup Le Sserafim dengan pembubaran Gfriend.
Selain itu, ada pernyataan soal tempat debut BTS (Ilji Art Hall) yang memiliki koneksi ke sekte "Danworld" dan lainnya.
Melihat hal ini, HYBE pun mengajukan pengaduan atas pencemaran nama baik ke Kantor Polisi Yongsam di Seoul.
Tetapi untuk mengetahui siapa orang di balik akun X tersebut, lebih sulit karena Kantor Pusat Twitter berada di Amerika Serikat
HYBE terus berusaha mengatasinya dengan proses penemuan identitas dari akun tersebut lewat hukim Amerika Serikat yang mungkin bisa diadakan pertukaran bukti dan dokumen sebelum persidangan.
Walaupun proses ini dapat lebih mendorong pihak ketiga agar dapat memperoleh hasil yang relevan, tapi semuanya berakhir pada putusan hakim.
Hakim Vince Chhabria menyampailan, bahwa semua persyaratan yang sudah diperlukan sudah terpenuhi dari HYBE, namun pengadilan tidak dapat melakukan penangkapan tersebut.